Skuad Final Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, Jeremie Frimpong Dicoret

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Mei 2026 | 15:02 WIB
Skuad Final Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, Jeremie Frimpong Dicoret
Jeremie Frimpong dari Bayer Leverkusen (AFP)
baca 10 detik
  • Ronald Koeman resmi merilis 26 pemain Belanda untuk Piala Dunia 2026 dengan mencoret Jeremie Frimpong.

  • Memphis Depay, Justin Kluivert, dan Jurriën Timber tetap dipanggil meski baru pulih dari cedera.

  • Crysencio Summerville menjadi satu-satunya pemain debutan yang dibawa Koeman ke Amerika Utara.

Suara.com - Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, mengambil keputusan berisiko tinggi dalam pemilihan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Koeman secara mengejutkan mencoret bek sayap Liverpool, Jeremie Frimpong, dan justru menyertakan barisan pemain yang baru pulih dari cedera.

Langkah ini memicu perdebatan sengit mengenai strategi kebugaran tim berjuluk Oranje tersebut menghadapi turnamen di Amerika Utara. Kebijakan radikal sang juru taktik memperlihatkan pergeseran prioritas taktis menjelang laga kompetitif dimulai.

Sektor penyerangan menjadi sorotan utama karena Koeman memilih bertaruh pada kondisi fisik Memphis Depay yang belum bugar sepenuhnya. Penyerang gaek tersebut baru mencatatkan menit bermain minimalis bersama klubnya setelah dihantam cedera paha.

Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman punya solusi perihal menyikapi kritik yang datang dari media sosial. AFP
Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman punya solusi perihal menyikapi kritik yang datang dari media sosial. AFP

Meskipun demikian, status Depay sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa De Oranje dengan koleksi 55 gol membuatnya tetap mendapat tempat istimewa. Faktor pengalaman di turnamen besar dinilai menjadi alasan utama di balik pemanggilan paksa sang striker.

Koeman mengakui situasi ini tidak ideal dan masih memantau perkembangan fisik sang pemain secara berkala.

"Saya lebih suka ... itu terjadi lebih awal," kata Koeman, seraya menambahkan bahwa ia harus "menunggu dan melihat" seberapa fit Depay nantinya, dikutip dari ESPN, Kamis (28/5/2026).

Jika kondisi fisik Depay mengecewakan, lini depan Belanda masih memiliki opsi alternatif pada diri Donyell Malen yang tengah naik daun bersama Roma. Keberadaan Malen memberikan sedikit ruang bernapas bagi skenario terburuk taktik Koeman.

Jeremie Frimpong cedera. Liverpool krisis bek kanan. (Instagram/@jeremiefrimpong)
Jeremie Frimpong cedera. Liverpool krisis bek kanan. (Instagram/@jeremiefrimpong)

Selain Depay, perjudian fisik juga tampak pada pemanggilan Justin Kluivert dan bek Arsenal, Jurriën Timber, yang sama-sama baru menyelesaikan masa rehabilitasi cedera parah. Menariknya, Jurriën akan berjuang bersama saudara kandungnya, Quinten Timber, yang juga menembus skuad final.

Kejutan terbesar justru hadir di sektor sayap dengan masuknya penggawa West Ham, Crysencio Summerville, yang berstatus sebagai pemain debutan. Summerville dinilai memiliki atribut lengkap yang dibutuhkan untuk merusak pertahanan lawan.

baca juga

Koeman memiliki penilaian tersendiri terkait keputusan mengorbitkan pemain muda tersebut ke panggung dunia.

Saat ditanya tentang kualitasnya, Koeman mengatakan Summerville memiliki "kecepatan, aksi, permainannya tanpa bola dalam bertahan. Sangat tepercaya."

Di sisi lain, keputusan meninggalkan Frimpong didasari oleh riwayat kebugaran sang pemain yang dianggap rentan di turnamen padat. Posisi bek kanan kini akan bertumpu pada kekuatan pemain senior lainnya.

Kekuatan lini tengah Belanda dipastikan mereduksi setelah bintang Tottenham, Xavi Simons, divonis absen akibat cedera ligamen lutut parah pada April lalu. Pukulan telak ini diperparah dengan absennya dua tembok pertahanan kokoh, Stefan de Vrij dan Matthijs de Ligt.

Guna mengantisipasi situasi darurat, Lutsharel Geertruida dan Ian Maatsen telah disiapkan dalam daftar tunggu jika ada pemain belakang yang kembali bertumbang. Langkah preventif ini diambil demi menjaga kedalaman tim yang pincang.

Sebagai informasi, Belanda melenggang ke putaran final Piala Dunia 2026 dengan catatan impresif tanpa kekalahan selama fase kualifikasi. Pada putaran grup nanti, tim peringkat tujuh dunia ini tergabung di Grup F bersama Swedia, Jepang, dan Tunisia.

Sejarah mencatat Belanda telah tiga kali melaju ke partai puncak Piala Dunia namun selalu gagal membawa pulang trofi juara. Mereka harus puas menjadi runner-up pada edisi 1974, 1978, dan tragis di tahun 2010 akibat gol larut Spanyol.

Menanggapi target dan peluang timnya tahun ini, Koeman memilih bersikap realistis tanpa mengecilkan ambisi anak asuhnya.

"Nah, kami bersaing untuk menang, tetapi saya sangat menyadari realitas dan apa yang bisa dibawa oleh negara lain. Jadi, ya, tidak ada yang mustahil, dan itulah yang kami incar," ujarnya. "Saya yakin bahwa kami bisa melangkah jauh dan kami memiliki tim yang sulit dikalahkan. Tetapi untuk memenangkan beberapa pertandingan melawan negara-negara besar, itu masih perjalanan yang panjang."

Demi menjaga fokus anak asuhnya dari tekanan eksternal, mantan pelatih Barcelona ini menegaskan akan membatasi interaksi dengan dunia luar. Komunikasi digital skuad akan dipantau ketat selama turnamen berlangsung.

"Anda berada dalam gelembung, fokus pada performa ... hal lain yang datang dari luar adalah gangguan," pungkas Koeman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ronald Koeman Prediksi Thomas Tuchel Bakal Contek Skema Arsenal di Piala Dunia 2026

Ronald Koeman Prediksi Thomas Tuchel Bakal Contek Skema Arsenal di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:26 WIB

Weverton: Timnas Brasil Jangan Sombong dan Turunkan Ego Kalau Mau Juara Piala Dunia 2026

Weverton: Timnas Brasil Jangan Sombong dan Turunkan Ego Kalau Mau Juara Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:04 WIB

Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun

Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:58 WIB

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

×