- Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Arne Slot pada 30 Mei 2026 akibat performa buruk tim musim ini.
- Keputusan tersebut diambil manajemen untuk melakukan evolusi tim serta mengembalikan identitas permainan agresif yang sempat hilang di Liverpool.
- Andoni Iraola menjadi kandidat utama pengganti Slot untuk memimpin Liverpool pada persiapan kompetisi musim depan setelah performa impresifnya bersama Bournemouth.
Suara.com - Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim menangani klub. Keputusan mengejutkan itu diumumkan pada Sabtu (30/5/2026), menyusul performa buruk The Reds sepanjang musim 2025/2026.
Sebagai juara bertahan Liga Inggris, Liverpool justru mengalami kemunduran signifikan.
Tim asal Merseyside itu hanya mampu finis di posisi kelima klasemen akhir Premier League, tertinggal 25 poin dari Arsenal yang keluar sebagai juara.
Tekanan terhadap Slot terus meningkat sepanjang musim.
Liverpool tercatat menelan 19 kekalahan di semua kompetisi, sementara sejumlah penampilan mengecewakan membuat sebagian besar suporter kehilangan kesabaran.
Situasi di ruang ganti juga dikabarkan tidak kondusif.
Salah satu pemain senior yang paling vokal menyuarakan ketidakpuasan adalah Mohamed Salah.
Meski demikian, manajemen Liverpool disebut mengambil keputusan tersebut dengan berat hati.
Slot tetap dikenang sebagai pelatih yang berhasil mempersembahkan gelar liga, yang menjadi trofi Premier League kedua klub dalam kurun 30 tahun terakhir.
Dalam pernyataan resminya, Liverpool menegaskan bahwa pemecatan Slot bukan semata-mata karena hasil buruk, melainkan bagian dari rencana evolusi tim.
"Liverpool FC dapat mengonfirmasi bahwa Arne Slot meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala dengan segera dan proses pencarian pengganti saat ini sedang berlangsung," tulis klub.
"Dia pergi dengan membawa gelar Premier League dan rasa terima kasih serta penghargaan yang mendalam dari kami."
Manajemen klub disebut ingin mengembalikan identitas permainan agresif, cepat, dan menekan tinggi yang identik dengan era Jurgen Klopp.
Gaya bermain tersebut bahkan sempat disinggung Salah dalam unggahan media sosialnya awal bulan ini dengan istilah heavy metal football.
Nama yang kini paling difavoritkan untuk mengambil alih kursi pelatih Liverpool adalah Andoni Iraola.
Pelatih asal Spanyol itu menjadi unggulan utama bursa taruhan setelah meninggalkan Bournemouth usai kontraknya berakhir pekan lalu.
Iraola mendapat banyak pujian selama tiga musim menangani Bournemouth.
Di bawah kepemimpinannya, klub tersebut berkembang menjadi salah satu tim paling atraktif di Premier League dan berhasil mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Menariknya, Bournemouth hanya finis satu tingkat di bawah Liverpool dan terpaut tiga poin saja dari The Reds musim ini.
Prestasi tersebut membuat reputasi Iraola semakin melambung.
Selain Iraola, sejumlah nama lain juga masuk dalam daftar kandidat.
Di antaranya Sebastian Hoeness, Julian Nagelsmann, Oliver Glasner, hingga legenda Liverpool Steven Gerrard.
Menanggapi masa depannya, Iraola mengaku akan segera menentukan langkah berikutnya setelah musim berakhir.
"Sekarang waktunya mengambil keputusan. Saya tidak ingin memikirkan hal lain sebelum musim selesai," kata Iraola dilansir dari Metro.uk
"Bagi saya, membawa tim ini ke kompetisi Eropa sangat penting. Sekarang saya akan beristirahat, berdiskusi dengan keluarga, lalu melihat ke mana masa depan membawa saya."
Dengan kursi pelatih yang kini kosong, Liverpool diperkirakan bergerak cepat untuk menunjuk nahkoda baru sebelum persiapan musim 2026/2027 dimulai.