- FIFA resmi menunjuk Zee Entertainment sebagai pemegang hak siar 39 turnamen internasional termasuk Piala Dunia 2026 di India.
- Kesepakatan strategis yang diumumkan pada 2 Juni 2026 ini diperkirakan bernilai sekitar 60 juta dolar AS bagi FIFA.
- Penayangan turnamen di India menghadapi tantangan rendahnya minat penonton akibat jadwal pertandingan yang berlangsung saat larut malam.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa minat perusahaan media India terhadap hak siar Piala Dunia 2026 relatif rendah.
Banyak pelaku industri menilai potensi pendapatan iklan dan jumlah penonton televisi akan terdampak oleh jam tayang yang kurang ideal.
Wakil Presiden Eksekutif Elara Capital, Karan Taurani, menilai televisi konvensional saat ini menghadapi tantangan besar di India.
Menurutnya, pertumbuhan pendapatan dari ajang olahraga kini lebih banyak berasal dari platform digital.
"Ketika ada ajang olahraga besar seperti ini, yang paling banyak menghasilkan uang adalah platform digital. Itu menjadi salah satu alasan mengapa minat terhadap hak siar Piala Dunia FIFA tidak terlalu tinggi," kata Taurani.
Taurani juga menegaskan bahwa kriket masih menjadi olahraga paling dominan di India.
"Hanya sebagian kecil penonton IPL yang akan menonton Piala Dunia FIFA, dan jumlahnya akan lebih sedikit lagi jika pertandingan dimainkan setelah tengah malam," ujarnya.
Sebagai perbandingan, Viacom18 dilaporkan membayar sekitar 60 juta dolar AS untuk hak siar Piala Dunia 2022 di Qatar.
Saat itu, jadwal pertandingan jauh lebih ramah bagi penonton India karena perbedaan waktu yang tidak terlalu besar.