- Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan harapan meraih gelar juara di kandang sendiri.
- Data historis menunjukkan hanya enam negara yang mampu menjadi juara dunia saat bertindak sebagai tuan rumah sepanjang sejarah turnamen.
- Tuan rumah sering menghadapi tekanan berat sehingga banyak negara gagal meraih trofi meski mendapatkan dukungan penuh dari pendukung lokal.
Prancis menjadi negara terakhir yang berhasil menjadi juara dunia di rumah sendiri pada 1998. Dipimpin Zinedine Zidane, Les Bleus mengalahkan Brasil 3-0 di final.
Keajaiban Asia dan Tragedi Modern
Piala Dunia 2002 menjadi edisi pertama yang digelar oleh dua negara tuan rumah, yakni Jepang dan Korea Selatan.
Jepang hanya mampu mencapai babak 16 besar, sedangkan Korea Selatan mencatat sejarah dengan finis di posisi keempat setelah menyingkirkan sejumlah tim kuat Eropa.
Jerman yang menjadi tuan rumah pada 2006 tampil impresif, tetapi harus puas finis di peringkat ketiga setelah kalah dari Italia di semifinal.
Pada 2010, Afrika Selatan mencatat sejarah yang tidak diinginkan sebagai tuan rumah pertama yang gagal lolos dari fase grup.
Empat tahun kemudian, Brasil kembali mengalami mimpi buruk saat dihancurkan Jerman 1-7 di semifinal dalam laga yang dikenal sebagai salah satu kekalahan paling memalukan dalam sejarah sepak bola mereka.
Rusia pada 2018 mampu melampaui ekspektasi dengan mencapai perempat final sebelum disingkirkan Kroasia lewat adu penalti.
Sementara itu, Qatar pada 2022 memperpanjang tren buruk tuan rumah setelah tersingkir di fase grup dengan tiga kekalahan beruntun.
Tantangan Berat Menanti Tiga Tuan Rumah 2026
Fakta-fakta sejarah tersebut menjadi pengingat bagi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bahwa status tuan rumah tidak selalu identik dengan kesuksesan.
Keuntungan berupa dukungan suporter, adaptasi cuaca, dan minim perjalanan memang dapat membantu. Namun, tekanan ekspektasi publik sering kali menjadi beban yang tidak kalah berat.
Kini publik menanti apakah kolaborasi tiga negara Amerika Utara mampu mengakhiri penantian panjang tuan rumah juara dunia yang terakhir kali terjadi pada 1998 saat Prancis mengangkat trofi di Paris.