-
Proses naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Timnas Indonesia belum bersifat final.
-
Tim pelatih memantau langsung kualitas kedua pemain keturunan selama pemusatan latihan Juni 2026.
-
Rekam jejak di kompetisi Amerika Serikat dan Australia tidak menjamin kepastian status WNI.
Suara.com - Proses naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk memperkuat Timnas Indonesia masih belum menemui kepastian. Meski keduanya sudah mengikuti pemusatan latihan skuad Garuda, keputusan akhir terkait status mereka masih berada dalam tahap evaluasi.
Mitchell Baker dan Luke Vickery mendapat kesempatan bergabung dalam sesi latihan Timnas Indonesia atas permintaan pelatih John Herdman.
Kedua pemain keturunan Indonesia itu dipantau secara langsung selama persiapan menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026.
![Luke Vickery kembali cetak gol dahsyat melalui tendangan jarak jauh untuk Macarthur FC di A-League. Simak aksi spektakuler pemain yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. [Dok. IG Luke Vickery]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/15/21874-luke-vickery.jpg)
Saat ini, Mitchell Baker berkarier di Amerika Serikat bersama Colorado Rapids yang berlaga di Major League Soccer (MLS). Sementara Luke Vickery bermain di Australia bersama Macarthur FC.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa proses naturalisasi kedua pemain tersebut belum mencapai tahap final.
Karena itu, kehadiran mereka dalam pemusatan latihan tidak bisa langsung diartikan sebagai kepastian akan menjadi WNI.
"Untuk Mitchell dan Luke, ini kan masih proses ya. Mereka ini dipanggil, sekarang ini masih proses untuk naturalisasinya. Jadi belum final," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, kepada awak media.
![Pemain keturunan Indonesia, Mitchell Baker. [Dok. Instagram/@_mitchell.baker]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/15/90950-pemain-keturunan-indonesia-mitchell-baker.jpg)
Menurut Sumardji, pemanggilan Mitchell dan Luke dilakukan agar tim pelatih bisa melihat secara langsung kualitas yang dimiliki kedua pemain sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
"Tapi memang kami mau tahu seperti apa kedua pemain yang akan kami naturalisasi. Jadi, kami melihat perkembangannya nanti beberapa hari latihan ini seperti apa," ujarnya menambahkan.
Mitchell Baker dan Luke Vickery dinilai memiliki sejumlah keunggulan yang menarik perhatian Timnas Indonesia.
Selain masih berusia muda, yakni 20 dan 19 tahun, keduanya juga sudah merasakan atmosfer kompetisi profesional di luar negeri.
Namun demikian, seluruh aspek akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih sebelum menentukan apakah keduanya layak melanjutkan proses naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda.
Keputusan akhir nantinya akan bergantung pada hasil pemantauan yang dilakukan selama mereka mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia.
"Kami pantau apakah nanti memang sesuai dengan apa yang kami inginkan, yang pelatih inginkan atau tidak. Tentu, itu semua adalah proses pemanggilan, dilihat bagaimana perkembangan ke depannya seperti apa," pungkasnya.