Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia

Arief Apriadi

Rabu, 03 Juni 2026 | 20:30 WIB
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
Maroko datang ke Piala Dunia 2026 bukan lagi sebagai kuda hitam. Generasi emas baru dan revolusi taktik menjadikan Singa Atlas kandidat juara. [Dok. FIFA]
baca 10 detik
  • Maroko mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama di semifinal Piala Dunia 2022 dengan mengandalkan taktik pertahanan rapat.
  • Pelatih baru Mohamed Ouahbi kini mengusung gaya permainan lebih agresif dan dominan untuk menyambut turnamen Piala Dunia 2026.
  • Generasi baru seperti Brahim Diaz menjadi tumpuan Maroko dalam mengeksekusi strategi menyerang guna menghadapi persaingan level dunia.

Tim asuhannya hanya mencatat rata-rata penguasaan bola 36 persen sepanjang turnamen dan bahkan hanya menguasai bola 25 persen saat menang 2-0 atas Argentina di final.

Taktik Lebih Agresif dan Dominan

Meski demikian, Maroko kini diperkirakan akan tampil jauh lebih proaktif. Penampilan mereka di AFCON 2025 menjadi indikator perubahan tersebut.

Bermain di hadapan publik sendiri, Maroko tampil sebagai unggulan utama dan mampu memenuhi ekspektasi. Walaupun gelar juara mereka sempat diwarnai kontroversi, statistik menunjukkan dominasi yang luar biasa.

Maroko mencatat sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan dengan 201 kali serta melepaskan 108 tembakan sepanjang turnamen. Perubahan paling mencolok dibanding Piala Dunia 2022 adalah keberanian mereka menekan lawan sejak awal pertandingan.

Maroko memulai pola permainan terbuka jauh lebih tinggi dari wilayah pertahanannya, menerapkan high press untuk merebut bola di area lawan.

Strategi agresif tersebut menghasilkan 52 high turnovers dan 12 di antaranya berujung menjadi tembakan, angka tertinggi sepanjang AFCON 2025.

Menariknya, pendekatan menyerang itu tidak mengurangi soliditas pertahanan. Mereka hanya menghadapi rata-rata 5,6 tembakan per pertandingan, menjadi yang terbaik di turnamen.

Namun, tantangan terbesar Maroko kini justru muncul saat menghadapi tim yang bermain sangat defensif. Mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan Tanzania meski menguasai bola hingga 72 persen.

baca juga

Brahim Diaz hingga Neil El Aynaoui Jadi Senjata Baru

Sebagai mantan pelatih tim U-20, Ouahbi membawa banyak pemain muda ke skuad senior. Dari 23 pemain non-kiper yang dipanggil, hanya satu pemain yang berusia di atas 30 tahun, yakni Ayoub El Kaabi (32 tahun). Sebaliknya, delapan pemain berusia 23 tahun atau lebih muda.

Bintang Real Madrid, Brahim Diaz, menjadi sorotan utama. Setelah mencetak tujuh gol di fase kualifikasi, ia juga keluar sebagai top skor AFCON 2025 dengan torehan lima gol.

Pergerakan direct dan kemampuannya memecah pertahanan lawan membuat Diaz menjadi ancaman utama. Ia bahkan menjadi pemain yang paling sering dilanggar sepanjang turnamen dengan 20 pelanggaran yang dimenangkan.

Selain Diaz, Maroko tetap mengandalkan Achraf Hakimi sebagai motor serangan dari sisi kanan. Namun, ancaman kini juga hadir dari sisi kiri berkat kehadiran Abde Ezzalzouli.

Di lini tengah, Neil El Aynaoui berkembang menjadi mesin permainan baru. Gelandang AS Roma tersebut tampil impresif berkat akurasi operan tinggi dan etos kerja luar biasa saat melakukan pressing.

Bukan Lagi Kuda Hitam

Skuad Maroko saat ini telah mengalami transformasi signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu. Generasi baru yang dibangun Mohamed Ouahbi tumbuh dalam atmosfer kemenangan dan ekspektasi tinggi.

Singa Atlas kini memiliki variasi taktik yang jauh lebih kaya dibandingkan saat mengejutkan dunia pada 2022. Laga fase grup melawan Brasil, Skotlandia, dan Haiti akan menjadi panggung pembuktian kualitas mereka.

Menurut prediksi superkomputer Opta, Maroko memiliki peluang 88,8 persen untuk lolos dari fase grup dan peluang 10,3 persen untuk kembali menembus semifinal.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Maroko mampu membuat kejutan. Pertanyaan sesungguhnya adalah apakah generasi emas baru Singa Atlas mampu memikul ekspektasi sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar

Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:17 WIB

Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026

Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:56 WIB

Kronologis Kasus Sardar Azmoun Hingga Dicoret dari Timnas Iran

Kronologis Kasus Sardar Azmoun Hingga Dicoret dari Timnas Iran

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:16 WIB

Haiti Pesta Gol ke Gawang Selandia Baru, Menang Telak 4-0 Jelang Piala Dunia

Haiti Pesta Gol ke Gawang Selandia Baru, Menang Telak 4-0 Jelang Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:12 WIB

Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans

Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×