- Grup D Piala Dunia 2026 mempertemukan Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki dalam persaingan sengit memperebutkan tiket selanjutnya.
- Pertandingan grup ini akan sangat bergantung pada kendali lini tengah yang dipimpin oleh lima jenderal lapangan tengah berpengalaman.
- Para pemain kunci tersebut dituntut memaksimalkan visi bermain serta kepemimpinan mereka untuk mengantarkan negaranya meraih prestasi di Piala Dunia.
3. Miguel Almiron (Paraguay)
Kembalinya Paraguay ke panggung Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun tidak lepas dari kontribusi besar Miguel Almiron. Pemain berusia 32 tahun tersebut menjadi simbol kebangkitan La Albirroja.
Meski akan menjalani debut di putaran final Piala Dunia, pengalaman Almiron dalam membongkar pertahanan lawan lewat kecepatannya sudah sangat teruji di zona CONMEBOL.
Ia akan menjadi tumpuan utama kreativitas sekaligus motor serangan balik Paraguay untuk menciptakan kejutan di Grup D.
4. Jackson Irvine (Australia)

Bagi Australia, sosok Jackson Irvine merupakan simbol konsistensi dan kerja keras. Pemain yang kerap dipercaya mengenakan ban kapten Socceroos ini memiliki peran sentral sebagai pengatur ritme permainan di lini tengah.
Irvine menjadi salah satu pemain kunci yang membawa Australia lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kemampuannya memutus serangan lawan sekaligus membantu proses build-up membuat perannya sangat krusial bagi ambisi Australia mengulang pencapaian terbaik mereka.
5. Hakan Calhanoglu (Turki)

Setelah menunggu selama 24 tahun, Turki akhirnya kembali tampil di Piala Dunia. Sosok yang akan memimpin langkah bersejarah tersebut adalah sang regista, Hakan Calhanoglu.
Bintang Inter Milan itu dikenal sebagai salah satu pengumpan terbaik di Eropa sekaligus spesialis bola mati yang mematikan.
Sebagai kapten dan otak permainan racikan Vincenzo Montella, Calhanoglu memikul tanggung jawab besar untuk membawa Turki mengulang kenangan manis Piala Dunia 2002 saat finis di peringkat ketiga.
Visi bermain, akurasi umpan, dan tendangan bebasnya siap menjadi ancaman bagi setiap lawan di Grup D, demikian Antara.