- Bek Brasil, Wesley Franca, resmi absen dari Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera otot saat melawan Mesir.
- Pelatih Carlo Ancelotti memanggil gelandang Atalanta, Ederson da Silva, untuk bergabung dengan skuad di Amerika Serikat.
- Keputusan memanggil gelandang bertujuan memperkuat lini tengah Selecao guna menutupi keterbatasan opsi di sektor pertahanan kanan.
Staf kepelatihan Brasil kini praktis hanya memiliki sosok senior Danilo dan bek serbabisa Roger Ibanez untuk mengawal area bek kanan sepanjang turnamen.
Padahal, sebelum cedera menimpa Franca, Ancelotti telah merancang komposisi skuad yang lebih seimbang antara sektor pertahanan dan lini serang.
Tekanan untuk menghadirkan gelar juara dunia keenam bagi Brasil kini semakin besar seiring berkurangnya opsi rotasi di lini belakang.
Jadwal Menantang di Grup C
Timnas Brasil akan memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi wakil Afrika, Maroko, pada 14 Juni mendatang.
Setelah itu, Vinicius Junior dan kawan-kawan dijadwalkan menghadapi Haiti pada 20 Juni sebelum menutup fase grup melawan Skotlandia lima hari kemudian.
Seluruh tim medis dan staf pelatih kini fokus memastikan kesiapan fisik Ederson agar bisa langsung beradaptasi dengan sistem permainan racikan Ancelotti.
Ekspektasi tinggi dari jutaan penggemar di seluruh dunia menjadi bahan bakar tambahan bagi Selecao untuk membuktikan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Kualitas individu para pemain yang mayoritas merumput di liga-liga elite Eropa diharapkan mampu menutupi celah yang muncul akibat badai cedera menjelang turnamen.
Krisis Pertahanan Brasil
Pemilihan Ederson menunjukkan pendekatan taktis Carlo Ancelotti yang lebih mengutamakan keseimbangan dan kontrol permainan dibanding mencari pengganti bek kanan murni.
Sejarah menunjukkan Brasil kerap menghadapi tantangan di sektor pertahanan sayap pada turnamen besar, tetapi kekuatan lini tengah sering menjadi fondasi utama keberhasilan mereka.
Piala Dunia 2026 juga menjadi ajang pembuktian pertama bagi Ancelotti sebagai pelatih asing yang menangani Timnas Brasil, dengan target mengakhiri penantian gelar juara dunia sejak 2002.