- Tim nasional Iran tiba di Tijuana, Meksiko, pada hari Minggu untuk bersiap menghadapi turnamen Piala Dunia 2026.
- Federasi Sepak Bola Iran mengkritik kebijakan visa Amerika Serikat yang menghambat masuknya para pemain serta staf.
- Pemerintah Amerika Serikat membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa visa telah diterbitkan sesuai prosedur keamanan nasional.
Menariknya, ini menjadi Piala Dunia pertama sejak 1930 di mana tuan rumah menerima negara yang tengah berkonflik secara aktif.
Kondisi ini menambah kompleksitas penyelenggaraan turnamen.
Sementara itu, Kedutaan Besar Iran di Ankara menyebut tindakan AS sebagai bentuk intervensi politik dalam olahraga.
“Ini adalah bentuk terburuk campur tangan politik dalam sepak bola,” demikian pernyataan resmi mereka.