- Piala Dunia 2026 menjadi ajang unjuk gigi bagi enam pemain sepak bola berbakat berusia di bawah 19 tahun.
- Daftar pemain muda tersebut mencakup talenta potensial seperti Gilberto Mora, Hugo Sochurek, Ibrahim Mbaye, Hamza Abdelkarim, Ayyoub Bouaddi, dan Lamine Yamal.
- Para pemain muda ini diharapkan mampu menunjukkan kemampuan teknis serta kreativitas mereka di panggung turnamen sepak bola internasional.
Suara.com - Turnamen akbar Piala Dunia 2026 dipastikan akan menjadi panggung unjuk gigi bagi jajaran pemain muda potensial.
Di antara deretan nama yang didaftarkan oleh negara peserta, terdapat beberapa talenta belia yang usianya bahkan belum genap 19 tahun.
Menariknya dalam daftar enam pemain termuda di Piala Dunia kali ini, terselip nama salah satu gelandang berbakat yang merupakan rekan satu tim dari bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk di klub Prancis, Lille.
Berikut adalah profil singkat enam pemain termuda paling menjanjikan yang siap mencuri perhatian di Piala Dunia 2026.
1. Gilberto Mora (Meksiko) - 17 tahun, 7 bulan
Beroperasi sebagai gelandang serang, pemain milik Club Tijuana ini digadang-gadang sebagai salah satu prospek masa depan terbaik sepak bola Meksiko.
Mora memiliki keunggulan dalam aspek kreativitas permainan, visi taktis yang mumpuni, serta kepiawaian dalam mengkreasikan peluang berbahaya dari lini tengah.
Bakat besarnya telah teruji sejak sukses menembus skuad utama klubnya di usia yang sangat belia.
2. Hugo Sochurek (Republik Ceko) - 17 tahun, 11 bulan
Republik Ceko memiliki gelandang potensial dalam diri Hugo Sochurek yang perlahan mulai naik daun.
Pemain muda Sparta Praha ini telah berpengalaman di tim senior. Total ia mencatatkan 21 pertandingan di musim ini dengan sumbangan tiga assist.
3. Ibrahim Mbaye (Senegal) - 18 tahun, 4 bulan
Senegal melahirkan winger berbakat baru melalui sosok Ibrahim Mbaye yang sedang meniti kariernya bersama PSG.
Dikenal memiliki akselerasi kecepatan yang luar biasa, teknik olah bola mumpuni, serta keberanian tinggi dalam berduel satu lawan satu dengan pemain bertahan lawan, Mbaye digadang-gadang sebagai penerus estafet generasi emas tim nasional Senegal di kancah dunia.
Di usianya yang masih belia, ia tampil dalam 24 pertandingan Ligue 1 dengan koleksi tiga gol dan dua assist. Bahkan Mbaye juga tampil dalam empat laga Liga Champions musim ini, di mana PSG menjadi juara.
4. Hamza Abdelkarim (Mesir) - 18 tahun, 4 bulan
Satu lagi penyerang muda Afrika yang siap menebar ancaman adalah Hamza Abdelkarim dari Mesir.
Ketajamannya di level junior Barcelona menjadi modal berharga bagi skuad Mesir.
Ia memiliki keunggulan dalam membaca ruang kosong di area penalti lawan serta insting gol yang sangat peka untuk membongkar rapatnya pertahanan musuh.
5. Ayyoub Bouaddi (Maroko) - 18 tahun, 7 bulan
Nama kelima merupakan sosok yang sangat familier bagi pencinta sepak bola tanah air, yakni Ayyoub Bouaddi.
Gelandang berbakat milik Lille ini merupakan rekan setim dari pilar pertahanan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
Dianggap sebagai salah satu talenta terbaik dalam generasi baru sepak bola Maroko, Bouaddi memiliki ketenangan luar biasa dalam mengatur ritme permainan, akurasi distribusi bola yang sangat tinggi, serta kecerdasan membaca skema taktis yang matang melampaui usianya.
6. Lamine Yamal (Spanyol) - 18 tahun, 10 bulan
Daftar ini ditutup oleh sosok wonderkid sensasional milik FC Barcelona dan Timnas Spanyol, Lamine Yamal.
Beroperasi di sektor penyerang sayap kanan, Yamal memikat dunia lewat pergerakan dribelnya yang eksplosif, kreativitas tanpa batas, serta insting gol yang sangat tajam.
Pemain muda ini telah sukses memecahkan berbagai rekor prestisius baik di level klub maupun internasional, serta diproyeksikan sebagai ikon masa depan sepak bola Spanyol.