- Gelandang Beckham Putra menegaskan komitmen membela Timnas Indonesia pasca insiden pelecehan verbal oknum suporter di Stadion GBK.
- Insiden terjadi Selasa malam usai laga melawan Mozambik, memicu konfrontasi yang diredam oleh rekan setim, Kevin Diks.
- Beckham menjadikan peristiwa tersebut sebagai motivasi untuk terus berjuang memberikan kemampuan terbaik bagi negara di masa depan.
Sejak melakoni debut internasional pada Juni tahun lalu, Beckham kini tercatat telah mengoleksi delapan caps bersama Timnas Indonesia.
Catatan golnya di level senior pun cukup menjanjikan dengan torehan dua gol yang dicetak pada awal era kepelatihan John Herdman pada Maret lalu.
Kontribusinya masih terus dibutuhkan oleh staf kepelatihan, terbukti dengan statusnya sebagai starter selama 56 menit saat Indonesia mengalahkan Oman beberapa waktu lalu.
Pemain berusia 24 tahun itu memandang bahwa mengenakan lambang Garuda di dada merupakan hasil dari pengorbanan panjang serta mimpi masa kecil yang diperjuangkan dengan kerja keras.
"Bagi saya, panggilan Timnas bukan sekedar pencapaian pribadi. Itu adalah hasil dari perjalanan panjang, kerja keras, pengorbanan dan mimpi yang diperjuangkan sejak lama," ungkapnya penuh emosional.
Ia merasa bahwa siapa pun yang mendapatkan kesempatan membela negara layak memperoleh kehormatan dan rasa hormat yang sama.
"Maka ketika seorang pemain melangkah untuk membela Indonesia, saya berdiri sebagai putra bangsa yang dipercaya untuk membawa harapan jutaan masyarakat Indonesia," pungkas Beckham mengakhiri pernyataannya.
Latar Belakang Peristiwa
Beckham Putra menjadi sasaran rundungan oknum suporter setelah laga Indonesia versus Mozambik, yang diduga dipicu sentimen rivalitas klub domestik yang terbawa ke ranah tim nasional.
Ketegangan tersebut menjadi sorotan karena melibatkan pemain naturalisasi senior Kevin Diks yang secara terang-terangan membela Beckham di lapangan.
PSSI kini tengah mempertimbangkan sanksi tegas terhadap oknum suporter tersebut guna menjaga kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia di masa mendatang.