Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren

Arief Apriadi

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:55 WIB
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
Fenomena sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026. Simak alasan Nike, Adidas, dan merek besar lain memilih warna cerah untuk para pemain bintang. [Dok. The Athletic]
baca 10 detik
  • Merek olahraga global mendominasi Piala Dunia 2026 di Amerika Utara dengan meluncurkan sepatu bola berwarna pink cerah.
  • Pemilihan warna pink bertujuan meningkatkan kepercayaan diri atlet serta memaksimalkan kontras visual terhadap lapangan hijau saat pertandingan.
  • Pengecualian diberikan kepada wasit yang wajib menggunakan sepatu hitam serta pemain bintang dengan desain sepatu khusus.

Suara.com - Warna merah muda atau pink mendadak menjadi tren warna tunggal yang mendominasi lapangan hijau sepanjang pertandingan awal Piala Dunia 2026.

Merek-merek besar seperti Nike, Adidas, Puma, New Balance, hingga Skechers secara serentak meluncurkan koleksi sepatu bola berwarna pink cerah untuk para pemain di turnamen ini.

Fenomena ini menarik perhatian jutaan pasang mata yang menyaksikan pertandingan melalui layar kaca maupun langsung dari tribun stadion di Amerika Utara.

Strategi Visibilitas dan Kepercayaan Diri

Frenkie de Jong buka suara usai Timnas Belanda gagal mengalahkan Jepang di Piala Dunia 2026. Oranje harus puas bermain imbang 2-2 setelah kebobolan gol telat. [Dok. FIFA]
Frenkie de Jong buka suara usai Timnas Belanda gagal mengalahkan Jepang di Piala Dunia 2026. Oranje harus puas bermain imbang 2-2 setelah kebobolan gol telat. [Dok. FIFA]

Pengamat dan kolektor sepatu bola menilai bahwa keseragaman warna cerah ini bukanlah sebuah kebetulan semata dalam industri perlengkapan olahraga.

"Orang-orang bilang ini kebetulan, tapi ini sudah terjadi terlalu sering," kata Ben Warren, pendiri BW Boots UK dikutip dari The Athletic.

Menurutnya, berbagai merek merilis sepatu dalam warna yang kurang lebih sama dan cenderung identik di Piala Dunia kali ini.

Pihak produsen pun mengungkapkan bahwa pemilihan warna pink didasari oleh riset mendalam terhadap perilaku dan permintaan para atlet elite dunia.

"Apa yang konsisten kami dengar dari atlet dan konsumen, terutama untuk momen-momen besar, adalah bahwa warna-warna cerah memberi mereka kepercayaan diri, jadi itulah titik awal kami," kata Odinga Nimako, tokoh senior tim alas kaki sepak bola global Nike.

baca juga

Kontras Visual terhadap Rumput Hijau

Selain faktor psikologis terkait rasa percaya diri, aspek teknis visibilitas menjadi pertimbangan utama mengapa pink dipilih sebagai warna dominan.

Nike mencatat bahwa selama masa pengembangan produk, warna pink memberikan dampak visual yang paling kuat ketika berada di atas lapangan.

"Pink sangat membantu menonjolkan sepatu terhadap rumput hijau di lapangan, baik saat Anda berada di tribun maupun menonton di TV, untuk memastikan visibilitas itu ada," kata Odinga Nimako.

Pilihan warna ini juga memastikan sepatu para pemain terlihat kontras dengan jersi atau seragam tim nasional yang mereka kenakan.

Hal ini dilakukan karena hampir tidak ada tim nasional di ajang kali ini yang menggunakan warna merah muda sebagai warna utama seragam mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:28 WIB

Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA

Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:10 WIB

Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026

Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:59 WIB

Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak

Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:56 WIB

Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong

Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Terkini

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

×