- Timnas Argentina akan menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Selasa (7/7).
- Argentina harus mengatasi kelemahan hilangnya fokus saat menghadapi tim lawan untuk menghindari kejutan buruk di babak gugur.
- Mesir mengandalkan ketangguhan pertahanan serta ancaman serangan balik berbahaya dari Mohamed Salah dan Omar Marmoush untuk menang.
Suara.com - Timnas Argentina wajib mewaspadai celah dalam permainan mereka jelang bentrok melawan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Salah satu pelajaran penting yang bisa dimanfaatkan Mesir adalah kecenderungan Argentina kehilangan fokus saat menghadapi lawan yang secara peringkat berada di bawah mereka.
Kelemahan tersebut terlihat saat Albiceleste nyaris dipermalukan tim debutan Tanjung Verde pada babak 32 besar.
Setelah unggul lebih dulu, tim asuhan Lionel Scaloni justru mengendurkan tekanan dan memberi ruang bagi lawan untuk bangkit.
Akibatnya, Tanjung Verde mampu menyamakan kedudukan dua kali hingga memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Argentina akhirnya lolos dengan kemenangan 3-2 setelah terbantu gol bunuh diri pemain lawan di Florida.
Lionel Scaloni Minta Argentina Tetap Waspada
![Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/28/59258-lionel-scaloni.jpg)
Lionel Scaloni sebenarnya sudah berulang kali mengingatkan anak asuhnya agar tidak kehilangan konsentrasi saat menghadapi tim mana pun.
Masalah serupa juga terlihat ketika Argentina kebobolan saat menghadapi tim dengan peringkat terendah di Grup J, yakni Yordania.
Statistik menunjukkan seluruh gol yang bersarang ke gawang Argentina sepanjang turnamen ini justru dicetak tim-tim underdog seperti Yordania dan Tanjung Verde.
Karena itu, Mohamed Salah dan kolega berpeluang memanfaatkan celah tersebut dengan memancing Argentina terlena sebelum melancarkan serangan balik.
Pertandingan ini akan berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7) pukul 23.00 WIB.
Mesir yang dikenal memiliki organisasi pertahanan low block yang solid diprediksi kembali mengandalkan strategi serupa seperti yang diterapkan Tanjung Verde.
Mohamed Salah dan Marmoush Jadi Ancaman
Perbedaan utama Mesir dibanding Tanjung Verde terletak pada kehadiran pemain-pemain kelas dunia seperti Mohamed Salah dan Omar Marmoush.
Argentina akan menghadapi lawan yang disiplin bertahan sekaligus memiliki serangan balik yang jauh lebih berbahaya.
Tim berjuluk The Pharaohs datang ke babak 16 besar tanpa tekanan setelah melampaui target awal mereka di Piala Dunia 2026.
Keberhasilan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam 92 tahun membuat para pemain Mesir tampil lebih percaya diri.
Situasi tersebut bisa menjadi ancaman serius bagi ambisi Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Secara teknis, Mesir juga dinilai lebih kuat dibanding Tanjung Verde. Dalam dua tahun terakhir, tim asuhan Hossam Hassan tercatat dua kali mengalahkan Tanjung Verde.
Fakta itu menjadi sinyal bahaya bagi lini belakang Argentina yang sempat kewalahan menghadapi agresivitas tim Afrika tersebut.
Selain itu, faktor cuaca panas di negara bagian Georgia diperkirakan lebih menguntungkan Mesir karena sebagian besar pemainnya terbiasa bermain dalam iklim serupa.
Duel Kreativitas Messi vs Marmoush
Lionel Messi diperkirakan kembali menjadi motor serangan Argentina dari sisi kiri.
Kapten Albiceleste itu saat ini menjadi pemain paling kreatif di tim dengan catatan menciptakan 24 peluang sepanjang turnamen.
Namun, Mesir juga memiliki Omar Marmoush yang membukukan jumlah peluang tercipta yang sama.
Berdasarkan statistik, Mesir bahkan sedikit unggul dalam jumlah umpan silang dan penciptaan peluang secara kolektif.
Duel antara Lionel Messi, Mohamed Salah, dan Omar Marmoush diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Jika Argentina kembali kehilangan fokus, Mesir berpeluang menciptakan kejutan besar di Atlanta.
[Antara]
