7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026

Galih Prasetyo

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:01 WIB
7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026
Potret Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 (Yahoo Sports)
baca 10 detik
  • Portugal tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol di menit akhir.
  • Kegagalan dipicu oleh kurangnya kerja sama tim, minimnya kreativitas taktik, serta kelelahan fisik para pemain kunci utama.
  • Masalah internal federasi, kontroversi aktivitas luar lapangan, dan kepemimpinan yang kurang solid memperburuk performa tim di turnamen tersebut.

Suara.com - Mimpi besar Portugal untuk Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan.

Tim yang dipimpin Roberto Martínez tersingkir di babak 16 besar usai kalah tipis 0-1 dari Spanyol lewat gol dramatis Mikel Merino di menit 90+1.

Di atas kertas, Portugal adalah salah satu tim terkuat dunia, namun realitas di lapangan berkata sebaliknya.

Berikut tujuh faktor utama kegagalan Portugal di Piala Dunia 2026.

Gagal Menjadi Tim Solid

Portugal datang dengan deretan bintang kelas dunia, tetapi gagal tampil sebagai satu kesatuan.

Permainan lebih sering bergantung pada keahlian individu ketimbang kerja kolektif.

Cristiano Ronaldo, Rafael Leao, hingga Diogo Costa tampil sendirian, namun tanpa sistem taktik yang jelas.

Tim terlihat lambat, mudah ditebak, dan miskin kreativitas.

baca juga

Kelelahan Pemain Kunci

Sejumlah pemain inti tampil jauh di bawah performa terbaik. Vitinha, João Neves, dan Bruno Fernandes kehilangan tajinya di lini tengah.

Padatnya jadwal klub berdampak besar pada kondisi fisik dan mental.

Selain itu, beberapa pemain dipasang di posisi yang tidak ideal sehingga menghambat performa mereka.

Bernardo Silva bahkan mengakui kesulitan tersebut. “Sulit bermain maksimal di posisi yang tidak biasa,” ujarnya.

Megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo (dok. FIFA)
Megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo (dok. FIFA)

Kekacauan Taktik

Keputusan memainkan Vitinha dan Bruno Fernandes di area yang sama menjadi bumerang.

Alih-alih saling melengkapi, keduanya justru saling bertabrakan peran.

Akibatnya, aliran bola tersendat dan lini tengah kehilangan arah. Portugal gagal membangun serangan yang efektif sepanjang turnamen.

Rotasi Minim dan Manajemen Buruk

Taktik Roberto Martínez dinilai terlalu kaku dalam rotasi pemain. Beberapa pemain bahkan tidak mendapatkan menit bermain sama sekali.

Goncalo Ramos, yang terbukti produktif, hanya bermain singkat dan absen saat melawan Spanyol.

Sementara pemain inti seperti Ronaldo dan Bruno Fernandes dipaksa bermain hampir penuh, meski terlihat kelelahan.

Kontroversi di Luar Lapangan

Isu aktivitas pemain di pantai saat pemusatan latihan jelang Piala Dunia 2026 memicu polemik.

Publik menilai tim kurang fokus, meski pihak internal membantah.

Menariknya, dokumentasi kegiatan tersebut justru berasal dari pihak federasi sendiri.

Situasi ini menciptakan persepsi negatif yang mengganggu stabilitas tim.

Retaknya Hubungan Internal

Hubungan antara pelatih dan federasi disebut tidak harmonis sejak awal.

Presiden federasi, Pedro Proenca, memiliki visi berbeda dengan Martínez.

Perbedaan target terlihat jelas. Proenca menuntut semifinal, sementara Martínez berbicara lebih realistis.

Ketidaksinkronan ini berdampak pada suasana tim.

Kepemimpinan yang Dipertanyakan

Peran Cristiano Ronaldo sebagai kapten juga mendapat sorotan. Dilansir dari A Bola, meski tetap menjadi ikon, ada indikasi jarak dengan sebagian pemain.

Dalam turnamen panjang, kedekatan dan komunikasi menjadi kunci.

Ketidakharmonisan kecil di ruang ganti diyakini memengaruhi performa tim secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko

Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:22 WIB

Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat

Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:00 WIB

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:55 WIB

Kasus Balogun, Trump dan FIFA: Retaknya Kepercayaan pada Fair Play

Kasus Balogun, Trump dan FIFA: Retaknya Kepercayaan pada Fair Play

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:20 WIB

Harga Ikat Rambut Ikonik Erling Haaland di Piala Dunia 2026, Ternyata Ladang Cuan Sang Striker

Harga Ikat Rambut Ikonik Erling Haaland di Piala Dunia 2026, Ternyata Ladang Cuan Sang Striker

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:59 WIB

Roberto Martinez Tinggalkan Portugal, Ini Pesan Terakhirnya untuk Ronaldo

Roberto Martinez Tinggalkan Portugal, Ini Pesan Terakhirnya untuk Ronaldo

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko

Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:22 WIB

Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat

Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:00 WIB

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:55 WIB

Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung

Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:25 WIB

Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner

Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:14 WIB

Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri

Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:58 WIB

Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia

Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:51 WIB

Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny

Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:48 WIB

Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci

Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:46 WIB

Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar

Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:32 WIB

×