- Kapten Spanyol Rodri memicu ketegangan dengan memprovokasi Bernardo Silva saat laga 16 besar Piala Dunia 2026 berlangsung.
- Rodri segera menyampaikan permohonan maaf kepada rekan setimnya di Manchester City tersebut atas perilaku emosional yang berlebihan.
- Spanyol mengalahkan Portugal dengan skor 1-0 melalui gol Mikel Merino, sekaligus memastikan langkah mereka ke perempat final.
Suara.com - Gelandang sekaligus kapten Spanyol, Rodri, mengakui kesalahan usai memprovokasi Bernardo Silva dalam laga sengit melawan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Rodri menyebut reaksinya berlebihan saat merayakan peluang yang gagal dimanfaatkan lawan.
Insiden itu terjadi di menit-menit akhir pertandingan saat Portugal berusaha menyamakan kedudukan.
Sundulan Bernardo Silva melenceng dari gawang, dan Rodri terlihat merayakannya secara emosional di dekat sang pemain yang masih terjatuh di lapangan.
Aksi tersebut memicu ketegangan. Bernardo Silva langsung bangkit dan menghampiri Rodri untuk mempertanyakan sikapnya, hingga keduanya sempat terlibat adu kata di atas lapangan.

Rodri pun segera meredakan situasi.
Rodri mengaku langsung meminta maaf kepada pemain Portugal tersebut bahkan sebelum pertandingan berakhir.
“Saya pikir saya sudah mengatakannya sebelumnya, saya melakukan kesalahan karena merayakan saat dia gagal. Saya langsung meminta maaf kepadanya,” ujar Rodri kepada media Spanyol.
Ia menambahkan bahwa emosinya saat pertandingan menjadi alasan utama reaksinya.
“Itu terjadi karena intensitas dan kepercayaan diri dalam pertandingan,” katanya.
Insiden ini menjadi sorotan karena hubungan dekat antara kedua pemain.
Rodri dan Bernardo Silva diketahui pernah bermain bersama di Manchester City dan memiliki kedekatan sebagai rekan setim selama beberapa musim.
Meski sempat memanas, Rodri memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan merusak hubungan mereka.
Rodri menilai momen itu murni bagian dari tensi pertandingan besar.
Dalam laga tersebut, Spanyol keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal dicetak oleh Mikel Merino pada masa injury time, memastikan langkah La Roja ke babak perempat final.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Portugal.
Selain tersingkir, pertandingan ini juga menandai akhir perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia.
