- Timnas Inggris akan menghadapi Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami pada Sabtu, 11 Juli.
- Gelandang Morgan Rogers menekankan strategi memutus aliran bola untuk meredam ketajaman Erling Haaland dan kreativitas Martin Odegaard.
- Kembalinya Jordan Henderson menjadi suntikan moral bagi skuad Inggris yang tengah fokus menyiapkan fisik untuk laga krusial tersebut.
Rogers mengingatkan bahwa ancaman Norwegia tidak hanya datang dari Haaland, tetapi juga kapten Arsenal, Martin Odegaard.
Kolaborasi kreativitas Odegaard dan naluri mencetak gol Haaland menjadi salah satu kombinasi paling berbahaya di Piala Dunia 2026.
Henderson Kembali, Wonderwall Jadi Penyemangat
Kondisi fisik skuad Inggris masih dalam tahap pemulihan setelah melewati laga berat melawan Meksiko di babak 16 besar.
Kemenangan dramatis tersebut membuat para pemain menguras banyak tenaga sebelum kembali ke kamp latihan di Kansas City.
"Pesan hari ini dalam sesi latihan pertama kami adalah kami harus berjuang lagi, kami harus mendapatkan lebih banyak, dan kami masih bisa berkembang," kata Rogers.
Kabar baik datang dari Jordan Henderson yang sudah kembali bergabung dengan tim setelah menjalani operasi pada cedera lengannya.
Menurut Rogers, kehadiran gelandang senior itu memberikan suntikan moral yang besar bagi skuad Inggris.
"Melihatnya pagi ini tersenyum dan tetap bahagia adalah hal yang menyenangkan bagi kami. Dia adalah detak jantung dari grup ini," ujarnya.
Di luar lapangan, para suporter Inggris juga menciptakan tradisi baru dengan menyanyikan lagu "Wonderwall" milik Oasis setiap kali tim meraih kemenangan.
Rogers pun berkelakar bahwa setiap warga Inggris seharusnya hafal lagu tersebut.
"Jangan anggap diri Anda orang Inggris jika tidak tahu liriknya. Jika belum hafal, sebaiknya Anda mempelajarinya dengan cepat," pungkas Rogers sambil tertawa.
