- FIFA mengoperasikan pusat komando rahasia di Miami untuk memantau seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 secara real time.
- Sistem berbasis kecerdasan buatan digunakan untuk mengawasi pergerakan tim, arus suporter, dan keamanan di enam belas kota tuan rumah.
- Pusat kendali ini memastikan kelancaran turnamen meski menghadapi lima ratus juta serangan siber setiap hari selama ajang berlangsung.
Satu gangguan kecil bisa berdampak besar.
Keterlambatan akibat cuaca, misalnya, dapat memicu perubahan jadwal transportasi, latihan tim, hingga pengamanan di berbagai kota.
Tak hanya itu, pusat operasi ini juga menghadapi ancaman besar di dunia maya.
FIFA mengungkapkan sistem mereka menerima hingga 500 juta serangan siber setiap hari sepanjang turnamen berlangsung.
Dengan kompleksitas luar biasa, pusat ini menjadi kunci sukses penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Meski tak terlihat publik, perannya sangat vital dalam memastikan setiap pertandingan berjalan aman dan lancar.
