- Inggris akan menghadapi Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
- Superkomputer Opta memprediksi Inggris lebih unggul dengan probabilitas kemenangan 39,1 persen dibandingkan Argentina yang hanya 31,6 persen.
- Inggris mengandalkan duet Kane dan Bellingham, sementara Argentina tetap berbahaya sebagai tim paling produktif dengan dipimpin Lionel Messi.
Suara.com - Dunia sepak bola kini menaruh perhatian penuh pada duel panas antara Inggris dan Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026.
Superkomputer Opta menjagokan skuad asuhan Thomas Tuchel untuk menumbangkan sang juara bertahan dalam waktu normal.
Berdasarkan hasil simulasi terbaru, Inggris memiliki probabilitas kemenangan sebesar 39,1 persen dalam 90 menit.
Sementara itu, peluang Lionel Messi dan kawan-kawan memenangkan pertandingan dalam waktu normal berada di angka 31,6 persen.
Adapun kemungkinan laga berlanjut ke babak tambahan waktu maupun adu penalti mencapai 29,3 persen.
Peluang Lolos ke Final
![Statistik Inggris vs Argentina jelang semifinal Piala Dunia 2026. Simak rekor Kane-Bellingham, Lionel Messi, head to head, hingga prediksi Opta. [Dok. GeminiAI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/14/29181-statistik-inggris-vs-argentina-jelang-semifinal-piala-dunia-2026.jpg)
Jika menghitung peluang lolos ke partai puncak, selisih kekuatan kedua tim memang cukup tipis.
Superkomputer Opta memberikan peluang Inggris melaju ke final sebesar 52,9 persen, sedangkan Argentina memiliki peluang 47,1 persen.
Pertandingan semifinal ini akan digelar di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Rivalitas panjang kedua negara kembali tersaji dalam laga yang sarat sejarah, mulai dari gol kontroversial "Tangan Tuhan" Diego Maradona hingga kartu merah David Beckham di Piala Dunia 1998.
Inggris Andalkan Kane dan Bellingham
Inggris datang ke semifinal dengan modal duet tajam Harry Kane dan Jude Bellingham.
Berdasarkan data Opta, Inggris menjadi tim pertama yang memiliki dua pemain dengan koleksi minimal enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.
Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama telah mencetak enam gol sepanjang turnamen.
Bellingham juga sedang berada dalam performa terbaik setelah mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir.
Apabila dimainkan, Harry Kane akan mencatatkan penampilan internasional ke-121 dan menjadi pemain nonkiper dengan caps terbanyak sepanjang sejarah Timnas Inggris.
Sementara itu, Anthony Gordon juga menjadi sorotan setelah mencatatkan jumlah percobaan dribel terbanyak pemain Inggris dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 2002.
Argentina Tetap Jadi Ancaman
Meski Opta lebih mengunggulkan Inggris, Argentina tetap datang dengan status tim paling produktif di Piala Dunia 2026.
Skuad asuhan Lionel Scaloni telah mencetak 17 gol dan hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor gol terbanyak Argentina dalam satu edisi Piala Dunia.
La Albiceleste juga memiliki rekor sempurna di semifinal Piala Dunia dengan selalu menang dalam lima kesempatan sebelumnya.
Lionel Messi masih menjadi andalan utama setelah mengoleksi delapan gol dan memimpin daftar top skor sementara turnamen.
Kapten Argentina itu juga menyamai rekor Kylian Mbappe dalam jumlah kontribusi gol di lebih dari satu edisi Piala Dunia.
Rekor Pertemuan Berpihak ke Inggris
Thomas Tuchel mengemban misi mengakhiri penantian panjang Inggris untuk kembali menjadi juara dunia setelah enam dekade.
Modal lainnya adalah rekor pertemuan yang sedikit berpihak kepada The Three Lions.
Dari 14 pertemuan internasional, Inggris membukukan enam kemenangan, sedangkan Argentina hanya meraih dua kemenangan dalam waktu normal.
Selain kualitas pemain dan strategi, faktor kebugaran di tengah cuaca panas Amerika Serikat diperkirakan akan menjadi salah satu penentu hasil pertandingan.
Pemenang laga klasik ini akan melaju ke final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Prancis dan Spanyol.
