- Mario Kempes melakukan pelanggaran tangan di garis gawang saat Argentina melawan Polandia pada Piala Dunia 1978.
- Kiper Ubaldo Fillol berhasil menggagalkan tendangan penalti Polandia sehingga menjaga peluang Argentina untuk memenangkan pertandingan tersebut.
- Aksi penyelamatan kontroversial itu membantu Argentina melaju hingga akhirnya meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya.
Suara.com - Pertemuan Argentina vs Inggris di fase gugur Piala Dunia 2026 kembali membangkitkan kenangan klasik.
Publik sepak bola tentu langsung teringat gol kontroversial Diego Maradona pada 1986 yang dikenal sebagai Tangan Tuhan.
Namun jauh sebelum momen itu, Argentina ternyata sudah lebih dulu diselamatkan oleh aksi serupa.
Pada Piala Dunia 1978, Mario Kempes melakukan penyelamatan ilegal yang berperan besar dalam perjalanan Albiceleste meraih gelar juara pertama.
Insiden itu terjadi saat Argentina menghadapi Polandia di babak kedua.
Sebagai tuan rumah, Argentina tampil di bawah tekanan setelah hanya lolos sebagai runner-up grup.
Kempes, yang kemudian menjadi top skor dan pemain terbaik turnamen, membuka keunggulan lebih dulu.
Namun Polandia memberikan ancaman serius melalui serangan balik cepat.
Dalam satu momen krusial, bola hasil tendangan bebas mengarah ke Grzegorz Lato yang menyundul keras ke gawang.
Kiper Ubaldo Fillol sudah terlanjur keluar posisi dan tak mampu menjangkau bola.
Di saat genting itulah Kempes melompat dan menghentikan bola dengan tangan kanannya di garis gawang.
Aksi tersebut jelas melanggar aturan dan wasit langsung menunjuk titik putih.
Polandia mendapat hadiah penalti, tetapi Fillol tampil sebagai penyelamat.
Ia sukses menggagalkan eksekusi kapten Polandia, Kazimierz Deyna, yang mengarah ke sisi kiri gawang.
Momen itu menjadi titik balik pertandingan.
