- FIFA menunjuk wasit Slavko Vincic untuk memimpin laga final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol di MetLife Stadium.
- Vincic pernah menuai kritik dari suporter Argentina setelah menganulir tiga gol tim tersebut pada laga melawan Arab Saudi tahun 2022.
- Wasit asal Slovenia ini sempat terlibat kontroversi setelah polisi menggerebek lokasi perayaan yang diduga sebagai pusat aktivitas kriminal di Bosnia.
Vincic tidak membantah kehadirannya di lokasi penggerebekan tersebut.
Namun, ia menegaskan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang terjadi di tempat itu.
“Saya hanya mendapat undangan makan siang. Ini memang kesalahan terbesar saya,” ujarnya melansir dari pagina12.com
Ia menambahkan, “Setelah pertemuan bisnis, saya diajak ke sebuah perayaan dan saya datang tanpa mengetahui situasi sebenarnya.”
Menurut pengakuannya, ia sedang duduk bersama rekannya saat polisi tiba dan menjelaskan situasi yang terjadi. Vincic menyebut kehadirannya di sana sebagai bentuk kelalaian pribadi.
Pesta dengan Bom Seks
Tak hanya itu, asit berusia 42 tahun tersebut ternyata pernah ikut pesta bersama bom seks asal Bosnia Tijana Ajfon.
Melansir dari informer.rs, wasit asal Slovenia tersebut bersama Tijana Ajfon saat ia digerebk oleh pihak kepolisian Bosnia.
"Vincic termasuk dalam sekelompok orang yang ditangkap saat operasi dengan sandi Kristal polisi Bosnia. Saat itu, bintang muda Tijana Ajfon juga ditangkap di tempat yang sama. Ia diduga juga terlibat dalam jaringan prostitusi," ungkap media Rusia tersebut.
Vincic tak menampik bahwa ia memang berada di lokasi penggerebekan.
Ia kemudian berdalih dirinya datang ke lokasi tersebut karena undangan dari rekannya.
"Setelah mengadakan pertemuan dengan mitra bisnis, mereka mengundang saya untuk datang ke sebuah perayaan di tempat tersebut dan saya datang," ucapnya.
"Saya hanya mendapat undangan makan siang. Ini memang kesalahan terbesar saya. Saya sedang duduk di atas meja dan kolega saya, kemudian polisi datang dan menjelaskan apa yang terjadi," ungkapnya.
