Masalah Timnas Inggris Lebih dari Sekedar Taktik, Thomas Tuchel Singgung DNA Tiga Singa

Arief Apriadi

Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:15 WIB
Masalah Timnas Inggris Lebih dari Sekedar Taktik, Thomas Tuchel Singgung DNA Tiga Singa
Thomas Tuchel menilai masalah Timnas Inggris bukan hanya soal taktik usai kalah dari Argentina di Piala Dunia 2026. Ia menyinggung DNA penguasaan bola. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Thomas Tuchel menuai kritik tajam setelah Timnas Inggris gagal melaju ke final Piala Dunia 2026 akibat kalah melawan Argentina.
  • Taktik bertahan yang diterapkan Tuchel dinilai menjadi bumerang saat menghadapi performa dominan Lionel Messi di babak semifinal tersebut.
  • Posisi Tuchel kini terancam karena Federasi Sepak Bola Inggris harus mempertimbangkan kelanjutan proyek jangka panjang sang pelatih kepala.

Kekalahan Inggris juga tak lepas dari penampilan gemilang Lionel Messi yang kembali menjadi motor permainan Argentina.

Statistik menunjukkan dominasi Argentina pada babak kedua. Inggris hanya mampu mencatatkan dua operan di area lawan sejak menit ke-72 hingga ke-92, sedangkan Argentina membukukan 111 operan pada periode yang sama.

Legenda Prancis, Thierry Henry, menilai Inggris melakukan kesalahan dengan membangkitkan semangat kompetitif Messi.

"Apa yang terjadi dengan Leo, terkadang... jangan bangunkan binatang buas itu," kata Henry.

Ia kemudian mengenang pengalaman saat bermain bersama Messi di Barcelona.

"Saya pernah melihatnya di latihan. Ketika pelatih tidak meniup peluit pelanggaran, dia berubah. Dia mengambil bola dan mencetak tiga gol berturut-turut."

"Dia tidak terhentikan saat berada dalam suasana hati seperti itu. Saat tim membutuhkannya, dia meningkatkan permainannya."

Henry menutup komentarnya dengan pujian kepada sang megabintang.

"Pria ini menulis sejarah dengan kakinya."

baca juga

Proses Membangun Tim Juara Butuh Waktu

Meski terus mendapat kritik, sejarah menunjukkan membangun tim juara di level internasional membutuhkan proses yang panjang.

Didier Deschamps membutuhkan enam tahun sebelum membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.

Sementara Aimé Jacquet memerlukan lima tahun untuk mengantarkan Prancis menjadi juara dunia pada 1998.

Thomas Tuchel, yang baru memperpanjang kontraknya hingga Februari lalu, setidaknya mampu menyamai pencapaian Gareth Southgate dengan membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia.

Kini, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dihadapkan pada pilihan besar: mempertahankan proyek jangka panjang bersama Tuchel atau kembali melakukan pergantian pelatih demi mengejar ambisi mengakhiri puasa gelar juara dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026

Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:12 WIB

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:15 WIB

Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?

Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:58 WIB

Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:00 WIB

Terkini

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:13 WIB

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:10 WIB

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:05 WIB

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:03 WIB

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:02 WIB

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

×