5 Kesamaan Argentina di Final Piala Dunia 1990 dan 2026: Kutukan Bintang hingga Kartu Merah

Arief Apriadi

Senin, 20 Juli 2026 | 16:05 WIB
5 Kesamaan Argentina di Final Piala Dunia 1990 dan 2026: Kutukan Bintang hingga Kartu Merah
Argentina kembali gagal di final Piala Dunia. Simak 5 kesamaan nasib tragis pada edisi 1990 dan 2026, mulai dari redupnya Messi hingga kartu merah. [@FabrizioRomano]
baca 10 detik
  • Timnas Argentina kalah 0-1 dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey.
  • Hasil tersebut mengulang tragedi final 1990 karena Argentina gagal mempertahankan gelar juara sebagai tim bertahan.
  • Lionel Messi tidak mampu mencetak peluang signifikan akibat dominasi Spanyol yang melepaskan total 20 tembakan.

Suara.com - Kekalahan menyakitkan Timnas Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 seolah mengulang siklus kelam yang pernah dialami La Albiceleste 36 tahun silam.

Gagal mempertahankan gelar juara dunia membuat Argentina mengalami deja vu tragedi yang pernah menimpa Diego Maradona pada final Piala Dunia 1990.

Lionel Messi, yang tampil gemilang sepanjang turnamen, justru kehilangan sentuhan magisnya saat Argentina paling membutuhkan sosok pemimpin di lapangan.

Deja Vu Tragedi Final 1990

Tiga sudut kejeniusan lapangan hijau: Kalkulasi senyap Lionel Messi, batas fisik Cristiano Ronaldo, dan mitos romantisme sosiopolitik Diego Maradona. (goal.com)
Tiga sudut kejeniusan lapangan hijau: Kalkulasi senyap Lionel Messi, batas fisik Cristiano Ronaldo, dan mitos romantisme sosiopolitik Diego Maradona. (goal.com)

Sejumlah media olahraga internasional menyoroti betapa timpangnya jalannya laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey.

Secara statistik, final Piala Dunia 2026 bahkan disebut sebagai laga final paling berat sebelah sejak edisi 1990.

Ada sejumlah kesamaan mencolok antara kekalahan tim asuhan Lionel Scaloni pada 2026 dan Argentina besutan Carlos Bilardo pada final 1990.

1. Datang sebagai Juara Bertahan, Pulang Tanpa Trofi

Pada kedua edisi tersebut, Argentina datang dengan status juara bertahan.

baca juga

Mereka berpeluang mencatatkan gelar juara dunia secara beruntun, tetapi ambisi itu kandas setelah dikalahkan wakil Eropa di partai final.

2. Redupnya Sang Nomor 10

Pada final 1990, Diego Maradona gagal memberikan pengaruh besar saat menghadapi Jerman Barat di Stadion Olimpico, Roma.

Situasi serupa dialami Lionel Messi di final 2026. Kapten Argentina kesulitan menciptakan peluang berarti selama 120 menit di bawah dominasi Spanyol.

3. Statistik Tembakan Sangat Jomplang

Pada final 1990, Argentina hanya mencatatkan satu tembakan, sedangkan Jerman Barat melepaskan 23 percobaan.

Gambaran serupa kembali terjadi pada 2026. Argentina baru mampu melepaskan tembakan pertama pada menit ke-117, sementara Spanyol sudah mencatatkan 20 tembakan.

4. Sama-sama Diwarnai Kartu Merah

Frustrasi menghadapi dominasi lawan membuat Argentina kehilangan kendali emosi pada kedua final tersebut.

Pada final 1990, Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti diusir wasit karena menerima kartu merah.

Sementara di final 2026, Enzo Fernandez harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua menjelang berakhirnya waktu normal.

5. Kalah Tipis Lewat Gol Penentu

Kesamaan terakhir adalah skor akhir yang sama-sama berakhir 0-1.

Pada final 1990, Andreas Brehme menjadi penentu kemenangan Jerman Barat melalui eksekusi penalti.

Sedangkan pada final 2026, Ferran Torres mencetak gol kemenangan Spanyol pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.

Dominasi Spanyol di Final

Meski tampil dominan, penyelesaian akhir Spanyol sebenarnya belum sepenuhnya efisien.

Tim asuhan Luis de la Fuente membutuhkan 20 tembakan untuk menghasilkan expected goals (xG) sebesar 1,94.

Gaya bermain sabar dan berbasis penguasaan bola yang diperagakan La Roja mengingatkan publik pada era kejayaan mereka saat menjuarai Piala Dunia 2010.

Terlepas dari efektivitas yang belum maksimal di lini depan, dominasi Spanyol sepanjang pertandingan membuat gelar juara dunia kedua mereka layak diraih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Menarik Rumput Piala Dunia 2026, Cegah Cedera hingga Investasi Fantastis

Fakta Menarik Rumput Piala Dunia 2026, Cegah Cedera hingga Investasi Fantastis

Tekno | Senin, 20 Juli 2026 | 11:26 WIB

Pemain Argentina Tantrum Usai Kalah dari Spanyol, Wayne Rooney dan Joe Hart Sampai Geleng Kepala

Pemain Argentina Tantrum Usai Kalah dari Spanyol, Wayne Rooney dan Joe Hart Sampai Geleng Kepala

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 11:05 WIB

Lionel Scaloni Menangis Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Beri Isyarat Mundur

Lionel Scaloni Menangis Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Beri Isyarat Mundur

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 10:55 WIB

Ferran Torres dari Sasaran Kritik Menjadi Penentu Gelar Juara Dunia 2026

Ferran Torres dari Sasaran Kritik Menjadi Penentu Gelar Juara Dunia 2026

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:20 WIB

Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?

Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez

Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:08 WIB

Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo

Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:06 WIB

5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi

5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:05 WIB

Pakai Dokumen Palsu untuk Izin Tinggal, 10 WNA Investor Bodong Segera Diadili

Pakai Dokumen Palsu untuk Izin Tinggal, 10 WNA Investor Bodong Segera Diadili

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:04 WIB

Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026

Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:55 WIB

Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang

Daftar Developer dan Skema Bunga KPR Murah di BRI x REI Expo Semarang

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:46 WIB

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB

5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual

5 Cara Memilih Lipstik yang Cocok untuk Acara Formal dan Casual

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB

×