- Media Vietnam menyoroti analisis Irfan Bachdim terkait kekuatan Vietnam dan Indonesia di Grup A Piala AFF 2026.
- Irfan Bachdim mengingatkan Timnas Indonesia agar mewaspadai target jangka panjang berdasarkan pengalaman pahit pada Piala AFF 2010.
- PSSI menunda kompetisi liga domestik hingga September demi mempersiapkan skuad terbaik menghadapi Piala AFF 2026.
Suara.com - Jelang bergulirnya Piala AFF 2026, persaingan di Grup A mulai memanas setelah media Vietnam menyoroti komentar legenda Timnas Indonesia, Irfan Bachdim.
Media Vietnam, Soha.vn, mengutip analisis Irfan Bachdim, menegaskan kekuatan The Golden Star Warriors tidak bisa diremehkan oleh skuad asuhan John Herdman.
Persaingan semakin menarik karena Timnas Indonesia sedang dibangun dengan komposisi pemain yang dinilai sangat kompetitif untuk edisi Piala AFF kali ini.
Sementara itu, Vietnam juga menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara.
Irfan Bachdim Puji Kekuatan Timnas Indonesia dan Vietnam

Mengutip pemberitaan Soha.vn, mereka menyoroti pandangan Irfan Bachdim mengenai peta kekuatan Grup A Piala AFF 2026.
Mantan penyerang Timnas Indonesia itu secara terbuka mengakui bahwa Vietnam merupakan salah satu kandidat kuat untuk memperebutkan gelar juara tahun ini.
"Saya pikir Vietnam adalah salah satu penantang kuat untuk kejuaraan ini, Grup A juga mencakup Singapura, yang juga merupakan tim yang kuat," ungkap Irfan Bachdim.
Namun, pemain kelahiran Amsterdam tersebut juga memberikan pujian terhadap perkembangan Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman.
"Namun, melihat penampilan Indonesia baru-baru ini, saya pikir tim asuhan Pelatih Herdman juga merupakan kesatuan yang sangat luar biasa," jelas Bachdim.
Menurutnya, sistem permainan yang diterapkan John Herdman membuat para pemain memahami peran dan tanggung jawab masing-masing di lapangan.
"Tim ini kuat di setiap posisi karena tidak bergantung pada satu individu mana pun; setiap posisi memiliki tiga pemain dengan kualitas profesional yang setara," tambahnya.
Kutukan dan Memori Kelam Final Piala AFF 2010
Irfan Bachdim meyakini Timnas Indonesia mampu melewati fase grup Piala AFF 2026, setidaknya dengan mengamankan posisi runner-up.
Meski demikian, ia mengingatkan para pemain untuk belajar dari pengalaman pahit yang pernah dialaminya bersama Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010.
Saat itu, Skuad Garuda sukses mengalahkan Malaysia dengan skor telak 5-1 pada fase grup. Namun, Indonesia justru kembali bertemu Malaysia di final dan harus menelan kekalahan.
Menjelang laga pembuka melawan Kamboja, Irfan Bachdim berpesan agar Timnas Indonesia tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan pertama, tetapi juga memikirkan target jangka panjang.
"Menangkan pertandingan pertama, tetapi merencanakan perlombaan jangka panjang adalah hal yang penting," pesan mantan pemain Bali United tersebut.
"Melihat kembali apa yang terjadi pada saya dan tim di Piala AFF 2010, kalah di pertandingan pembuka dan memenangkan kejuaraan akan lebih baik," selorohnya.
PSSI Berusaha Kumpulkan Skuad Terbaik
Soha.vn juga menyoroti keseriusan PSSI dalam mempersiapkan Timnas Indonesia untuk mengakhiri penantian gelar di kawasan Asia Tenggara.
PSSI disebut mengambil langkah besar dengan menunda kompetisi liga domestik hingga September demi memberikan waktu bagi para pemain untuk bergabung dengan tim nasional.
Sebagai catatan, Timnas Indonesia telah enam kali mencapai final turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut. Namun, Skuad Garuda selalu gagal membawa pulang trofi juara.
Piala AFF 2026 pun menjadi kesempatan baru bagi Timnas Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang tersebut.