- Ayase Ueda resmi bergabung dengan klub Prancis Lille dari Feyenoord seharga 15 juta euro.
- Ueda dijadwalkan melakoni debut saat Lille menghadapi Toulouse pada Jumat dinihari tanggal 4 September 2026.
- Klub mematok ekspektasi tinggi karena produktivitas gol Ueda musim lalu sejajar dengan penyerang top dunia.
Suara.com - Striker Jepang yang jadi mimpi buruk Timnas Indonesia pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026, Ayase Ueda resmi jadi rekan baru Calvin Verdonk di klub Lille.
Jelang lakoni laga debutnya bersama klub Prancis itu, Ueda mendapat beban berat dari sejumlah media Prancis.
Penyerang Timnas Jepang itu bahkan disandingkan dengan sejumlah striker papan atas dunia seperti Harry Kane, Luis Suarez, dan Erling Haaland.
Ueda meninggalkan Feyenoord ditebus dengan biaya transfer 15 juta euro atau sekitar Rp275 miliar dan dikontrak hingga musim panas 2030.
Ueda berpeluang menjalani debut saat Lille menghadapi Toulouse pada Jumat (4/9/2026) dinihari WIB.
Namun, pertandingan tersebut juga menjadi ujian awal bagi pemain yang datang dengan ekspektasi tinggi.
Lille memiliki alasan kuat untuk memberikan sorotan besar kepada Ueda.
Situs resmi klub menyebut hanya tiga pemain yang mencetak gol lebih banyak dibandingkan Ueda di antara kompetisi 10 liga top Eropa musim lalu.
Ketiga pemain tersebut adalah Harry Kane, Luis Suarez, dan Erling Haaland.
Lille menggunakan catatan tersebut untuk menggambarkan ketajaman penyerang asal Jepang itu kepada para pendukungnya.
Musim lalu, Ueda tampil produktif bersama Feyenoord di Eredivisie.
Ueda mencetak 25 gol sekaligus mengakhiri kompetisi sebagai pencetak gol terbanyak.
Produktivitas tersebut membuat Lille semakin percaya diri mendatangkan Ueda.
Klub juga menyoroti start impresif sang striker pada awal musim sebelum kepindahannya ke Prancis.
Meski memiliki catatan impresif, Ueda tidak otomatis mendapatkan tempat utama di lini depan Lille.
Ia harus bersaing dengan Olivier Giroud untuk mendapatkan posisi penyerang tengah.
Media LAVOIXSPORTS memperkirakan peluang Ueda menjadi starter melawan Toulouse masih kecil.
Namun, peluang untuk tampil sebagai pemain pengganti terbuka lebar.