- Gary Neville mengkritik keras sikap tidak profesional pemain Manchester United usai dibantai Bournemouth 0-3 di Old Trafford.
- Kekalahan tersebut membuat Manchester United kini terpuruk di posisi ke-16 klasemen setelah gagal menang dalam delapan laga.
- Neville menilai para pemain mengabaikan pola hidup atlet serta bertingkah sombong meski performa tim sedang sangat buruk.
Suara.com - Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik keras kepada sejumlah pemain Setan Merah setelah timnya dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford.
Neville menilai beberapa pemain tidak menunjukkan sikap profesional dan justru bertingkah seolah-olah menjadi sosok paling penting di klub.
Kekalahan tersebut memperpanjang tren buruk Manchester United yang kini menjalani delapan pertandingan tanpa kemenangan.
Tim asuhan Michael Carrick itu terpuruk di posisi ke-16 klasemen Liga Inggris, dengan hanya satu kemenangan dari delapan laga dan telah kebobolan 13 gol.
Neville menilai Carrick memang belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaik para pemainnya.
Namun, mantan bek kanan Manchester United dan timnas Inggris itu menegaskan bahwa masalah klub tidak semata-mata terletak pada sang pelatih.
Berbicara di Sky Sports, Neville menilai Carrick memiliki kualitas pribadi dan profesionalisme yang seharusnya menjadi contoh bagi para pemain. Sayangnya, ia merasa karakter tersebut tidak tercermin dalam skuad Manchester United saat ini.
“Michael Carrick adalah sosok yang hebat, memiliki integritas, kredibilitas, sikap terpuji, profesionalisme, serta konsistensi dan keandalan dalam sepak bola. Semua hal itu justru tidak dimiliki oleh kelompok pemain di ruang ganti tersebut,” ujar Neville.
Neville mengakui Carrick belum berhasil mengatasi situasi sulit yang dihadapi Manchester United.
Neville juga menilai para pemain mulai kehilangan kepercayaan kepada sang pelatih.
Namun, Neville secara khusus menyoroti perilaku sejumlah pemain yang dinilainya tidak menjalani kehidupan layaknya atlet profesional.
Neville mengaku tidak bisa menerima sikap tersebut, terlebih ketika klub sedang berada dalam situasi sulit.
“Saya tinggal di Manchester. Ada beberapa pemain yang tidak begitu profesional, jadi saya tidak punya waktu untuk mereka,” kata Neville.
Neville kemudian menjelaskan kritiknya terhadap kebiasaan sejumlah pemain Manchester United.
Menurut dia, ada pemain yang tidak menjaga pola tidur, tidak mengonsumsi makanan yang tepat, dan tidak menjadikan klub sebagai prioritas utama.
“Ada beberapa pemain yang tidak tidur pada waktu yang tepat, tidak makan makanan yang benar, dan tidak memikirkan Manchester United setiap menit dalam setiap hari,” ucapnya.
Ia menilai para pemain seharusnya menunjukkan dedikasi penuh, terutama ketika klub sedang mengalami periode buruk.
Neville juga menyindir sikap sebagian pemain yang dianggap terlalu besar kepala meski performa tim belum memuaskan.
“Kenapa? Karena mereka sudah merasa terlalu hebat. Mereka masih berjalan seolah-olah menjadi raja. Padahal, beberapa pemain itu bukan siapa-siapa,” tegas Neville.