SuaraCianjur.id- Bagi kaum wanita yang mau memanjangkan bulu matanya gak perlu repot-repot ke salon atau merogoh kocek mahal-mahal. Cukup pakai buah ini, menurut dr.Zaidul Akbar, bulu matamu bisa lebat.
Biji dari buah inilah yang dimanfaatkan untuk membuat bulu mata wanita menjadi indah.
Menurut dr.Zaidul Akbar, setelah menyantap jenis buah ini maka ada baiknya untuk bagian biji jangan dibuang, Karena itu bisa bermanfaat untuk melebatkan bulu mata seseorang. jangan dibuah jika telah dimakan
Biji yang dimaksud oleh dr.Zaidul Akbar adalah biji dari buah Kurma.
Bulu mata adalah satu dari daya tarik untuk terlihat cantik bagi seroang wanita. Bahkan banyak wanita sangat menginginkan bulu matanya menjadi lebat, panjang dan lentik.
Banyak orang rela mengeluarkan biaya mahal demi mempercantik dirinya sendiri, khususnya dibagian bulu mata. Padahal jika mengetahui manfaat dari biji Kurma ini, maka tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar.
Banyak risiko untuk melakukan extension bulu mata, tidak menutup kemungkinan kesalahan bisa terjadi, hingga berdampak pada iritasi atau kerontokan pada bulu mata.
Saran dari dr.Zaidul Akbar untuk menggunakan bahan alami memanjangkan atau melebatkan bulu mata bisa dilakukan.
Biji buah Kurma memiliki kandungan asam amino, asam caprik, as caprinic, myristic dan palmitic stearic.
Tak hanya itu manfaat biji kurma sangat banyak manfaatnya untuk tubuh seseorang.
“Cara untuk mengolahnya sangat mudah ternyata. Pertama bakar biji kurma kemudian aplikasikan atau oleskan perlahan pada bulu mata kita. Selain menumbuhkan bulu mata, biji kurma yang diolah menjadi kopi biji kurma juga bisa memperlancar ASI, menajamkan penglihatan, meredakan sakit gigi hingga meningkatkan metabolisme tubuh,“ jells dr.Zaidul Akbar.
Mengutip dari akun Instagram @zaidulakbar, Jumat (9/9/2022) dr. Zaidul Akbar mengatakan ada tujuh manfaat dari biji buah Kurma ini.
1. Biji Kurma yang dibakar bisa meningkatkan kesuburan pertumbuhan bulu, terutama pada bagian bulu mata
2. Dapat menajamkan penglihatan
3. Bisa melancarkan ASI