Nasib Bharada E Diujung Jurang, Seolah Jadi Tumbal Sambo, Ada Salah Tafsir Artikan Perintah Jenderal: Bukan Disuruh Bunuh

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 18:22 WIB
Nasib Bharada E Diujung Jurang, Seolah Jadi Tumbal Sambo, Ada Salah Tafsir Artikan Perintah  Jenderal: Bukan Disuruh Bunuh
Proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang digelar oleh Polri beberapa waktu lalu. (Foto Istimewa / Tangkapan Layar Polri TV)

SuaraCianjur.id- Kasus pembunhan Brigadir J kembali membuka fakta baru dalam skenario Ferdy Sambo. Seperti ada anak panah yang mengarah kepada Bharada E sebagai tumbal agar terbebas dari jerat hukum.

Kedua tersangka yakni Ferdy Sambo dan Bharada E merupakan tersangka kasus pembuhunan berencana terhadap Brigadir J. Kasus ini terus bergulir dari waktu ke waktu, dengan memberikan banyak fakta baru.

Seperti yang diketahui kalau Ferdy Sambo adalah otak dibalik kasus pembunuhan ini. Ia memberikan titah kepada Bharada E untuk menghabisi nayawa Brigadir J, ketika berada di rumah dinasnya.

Namun kini sebuah kenario baru muncul, soal dugaan kalau Ferdy Sambo disebut seolah menumbalkan Bharada E.

Menurut Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, menjelaskan kalau pihaknya tidak menemukan adanya perintah dari Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Brigadir J.

Jadi menurut Taufan, dalam kasus ini Sambo hanya memerintahkan untuk menembak bukan membunuh Brigadir J. Mungkin saja untuk memberikan efek jera kepada Brigadir J.

Bahakn Taufan menilai kalau perintah yang diberikan kepada Bharada E, adalah seperti kesalahan tafsir dalam perintah yang diberikan Sambo.

"Richard (Bharada E) bilang saya disuruh nembak. Itu (tembak) berarti bukan disuruh membunuh," jelas Taufan.

Kembali dalam kasus ini, sebelumnya Bharada E telah mengaku mendapatkan perintah menembak Brigadir J dari atasannya tersebut bisa menjadi sebuah hal yang rancu.

Bisa saja jika perintah tersebut bukan untuk membunuh hanya untuk melukai dari Brigadir J. "Sambo bukan bilang 'bunuh Richard (Bharada E), bunuh," katanya.

Maka dengan munculnya hal seperti ini, bisa jadi posisi Bharada E menjadi diuung tanduk atau dalam bahaya.

Sementara itu, pemeriksaan menggunakan lie detector akan bisa dianggap untuk mencari tahu siapa pelaku sebenarnya.

Menurut Ahli Hukum Pidana, Firman Wijaya jika hasil dari uji kejujuran tersebut akan mengaburkan siapa yang menjadi dalang sebenarnya. Hasil dari lie detector bisa saja memberikan imbas terhadap Bharada E, karena secara jelas dirinya telah mengakui sebagai penembak Brigadir J.

Justru pertanyaan muncul kenapa hasil lie detector dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawati tidak diungkap ke publik, malah ketiga tersangka lainnya yang diungkap.

Kendati demikian, dalam hasil pemeriksaan penyidik Mabes Polri, Ferdy Sambo adalah sebagai dalang dari kasus pembunuhan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferdy Sambo Bantah Suruh Anak Buah Isi Peluru, Perbedaan Keterangan Bisa Perberat Hukuman Bharada E?

Ferdy Sambo Bantah Suruh Anak Buah Isi Peluru, Perbedaan Keterangan Bisa Perberat Hukuman Bharada E?

News | Rabu, 14 September 2022 | 17:45 WIB

Membedah Dugaan Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Membedah Dugaan Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

News | Rabu, 14 September 2022 | 17:32 WIB

Nestapa Bripka RR, Ikut Skenario Sambo Demi Sekolah Perwira, Malah Terancam Mati

Nestapa Bripka RR, Ikut Skenario Sambo Demi Sekolah Perwira, Malah Terancam Mati

News | Rabu, 14 September 2022 | 17:23 WIB

Terkini

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:23 WIB

Masuk Sandbox OJK, Amanode Siap Dorong Akses Likuiditas Berbasis Aset Kripto

Masuk Sandbox OJK, Amanode Siap Dorong Akses Likuiditas Berbasis Aset Kripto

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:21 WIB

Harga iPhone Terbaru Akhir Mei 2026 Naik: Seri Pro Makin Mahal, iPhone 16e Malah Turun

Harga iPhone Terbaru Akhir Mei 2026 Naik: Seri Pro Makin Mahal, iPhone 16e Malah Turun

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:20 WIB

68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?

68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:15 WIB

Ulasan Novel "Raya", Ketika Malam Lebaran Berubah Menjadi Tragedi Berdarah

Ulasan Novel "Raya", Ketika Malam Lebaran Berubah Menjadi Tragedi Berdarah

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:15 WIB

8 Rekomendasi HP 5G Murah Harga Rp3 Jutaan dengan Kamera Bagus, Lancar Main Game

8 Rekomendasi HP 5G Murah Harga Rp3 Jutaan dengan Kamera Bagus, Lancar Main Game

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:14 WIB

Jessica Iskandar Bangga Putranya Lulus SD, Tarif Sekolah El Barack Bikin Melongo

Jessica Iskandar Bangga Putranya Lulus SD, Tarif Sekolah El Barack Bikin Melongo

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:12 WIB

Manhattan Hotel Jakarta Raih Penghargaan Agoda Gold Circle Award 2025

Manhattan Hotel Jakarta Raih Penghargaan Agoda Gold Circle Award 2025

Jakarta | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:11 WIB

Wakil Ketua DPRD Malang Alayk Mubarok Viral usai Merokok Saat Sidang, Standar Etik Dipertanyakan

Wakil Ketua DPRD Malang Alayk Mubarok Viral usai Merokok Saat Sidang, Standar Etik Dipertanyakan

Malang | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:10 WIB

Tak Kuat Tekanan Aksi Jual Asing Buat IHSG Ambruk, Balik ke Level 6.130

Tak Kuat Tekanan Aksi Jual Asing Buat IHSG Ambruk, Balik ke Level 6.130

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:09 WIB