SuaraCianjur.id- Hukum karma adalah kalimat yang kerap didengar oleh setiap orang, istilah tersebut selalu diucapkan sebagai bentuk dari pelimpahan dosa atau penanggung dosa yang telah dibuat oleh seseorang pada waktu dahulu.
Menurut Habib Husein Ja'far Al Hadar, soal hukum karma dalam Islam dijelaskan dalam Al-Quran.
Melansir dalam kanal video YouTube Jeda Nulis, seperti yang dilihat hari Selasa (20/9/2022), Habib Ja'far menjelaskan tentang hukum karma.
Habib Husein Ja'far Al Hadar mengatakan soal ini dalam firman Allah yang terdapat dalam Al-Quran.
"Dalam Al-Quran dalam beberapa ayat Allah menegaskan bahwa setiap orang akan menanggung dosanya sendiri," kata Habib Ja'far.
Habib Ja'far turut menjelaskan jika Allah SWT sudah mengatakan perihal dosa setiap manusia yang akan ditanggung sendiri. Firman Allah SWT itu tertuang di surat Al An'am ayat 164.
"Setiap orang akan menanggung dosanya sendiri, dan tidak akan dia menanggung dosa dari orang lain, dan semua itu akan kembali kepada Allah," kata Habib Ja'far.
Menurutnya seperti mengutip dari para Mufassir atau penafsir Al Quran, jika dalam Islam tidak mengenal dengan yang namanya 'Hukum Karma'.
"Dalam Islam itu tidak ada hukum karma, dalam artian seseorang menanggung akibat dari dosa yang dilakukan oleh orang lain," kata dia.
Kalau merujuk kepada surat Al An'am ayat 164 ini, seorang anak tidak akan menanggung dosa dari orang tuanya, saudaranya, atau siapapun itu atas apa yang pernah diperbuatanya dulu.
Habib Husein Ja'far menambahkan, sebuah informasi yang dikutip dari Imam Jauzi dalam menafsirkan surat Al An'am ayat 164, perihal menanggung dosa atau hukum karma.
Menurutnya, mengutip dari Imam Jauzie, dijelaskan kalau dosa orang tua justru akan ditanggung olehnya sendiri.
Jadi menurutnya seseorang yang telah berbuat dosa maka akan ditanggung oleh dirinya sendiri.
Kontributor : Gulam Raihan Akbar