Bahan Utama Ciki Ngebul yang Berbahaya, Apa Manfaat Nitrogen Cair?

Suara Cianjur

Senin, 16 Januari 2023 | 07:30 WIB
Bahan Utama Ciki Ngebul yang Berbahaya, Apa Manfaat Nitrogen Cair?
Ciki ngebul yang menggunakan nitrogen cair dinilai berbahaya untuk kesehatan (tiktok riyan bombom)

SuaraCianjur.id - Kementerian Kesehatan baru-baru ini menerbitkan surat edaran untuk membatasi penggunaan nitrogen cair pada produk makanan. Ini tak terlepas dari banyak kasus kesehatan terkait konsumsi ice smoke alias ciki ngebul yang belakangan dinilai berbahaya. 

Lalu apa sebenarnya manfaat nitrogen cair? Berikut ini sedikit ulasan cianjur.suara.com terkait manfaat nitrogen cair, Senin (16/1/2023). 

Dikutip dari laman Thought Co, selain pada produk makanan nitrogen cair juga digunakan di bidang kesehatan, industri, dan sain.

Di bidang kesehatan, nitrogen cair digunakan untuk krioterapi atau terapi beku. Sebuah prosedur medis yang digunakan untuk penanganan tumor, dan kanker yang terletak pada permukaan maupun di dalam organ dalam. 

Krioterapi juga dilakukan dalam penanganan kelainan kulit seperti kutil dan keloid (bekas luka yang tumbuh secara tidak normal). 

Kemudian manfaat nitrogen bidang industri, diantaranya digunakan sebagai pendingin untuk superkonduktor, pompa vakum dan bahan, serta peralatan lain. Nitrogen cair juga digunakan untuk pendinginan material mesin.

Nitrogen cair juga digunakan untuk pembekuan cepat pada air atau saluran pipa untuk memungkinkan pengerjaan ketika katup tidak tersedia. 

Selanjutnya manfaat nitrogen cair di bidang sains adalah untuk proses kriopreservasi atau pengawetan kriogenik pada sampel biologis. Seperti sperma, telur, dan sampel genetik hewan. 

Kemudian di bidang industri makanan, nitrogen cair bisa digunakan untuk pembekuan dan pengangkutan produk. Nitrogen cair juga bermanfaat untuk melindungi bahan dari paparan oksigen. 

Sementara itu, Kementerian Kesehatan telah membuat surat edaran Nomor KL.02.02/C/90/2023 yang membatasi penggunaan nitrogen cair. Kemenkes juga minta instansi dinas kesehatan di daerah untuk melakukan pengawasan lapangan terkait penggunaan nitrogen cair pada makanan. 

Dalam surat edaran tersebut Kemenkes juga mengingatkan penggunaan nitrogen cair harus sesuai SOP. Penggunaan yang serampangan dikhawatirkan bisa menyebabkan keracunan, dan hingga kerusakan organ tubuh. Kemenkes tidak merekomendasikan penggunaan nitrogen cair pada produk pangan siap saji. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Naikan Harga Pelayanan Peserta JKN, Ini Rinciannya

Kemenkes Naikan Harga Pelayanan Peserta JKN, Ini Rinciannya

Health | Minggu, 15 Januari 2023 | 20:34 WIB

Cikbul Makan Korban di Sleman: Dua Anak di Sleman Keracunan, Kustini Ingatkan Orang Tua Awasi Jajanan Anak

Cikbul Makan Korban di Sleman: Dua Anak di Sleman Keracunan, Kustini Ingatkan Orang Tua Awasi Jajanan Anak

Jogja | Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:50 WIB

Jajanan Ciki Ngebul di Bogor Boleh Beredar, Padahal Sudah Banyak Anak Keracunan

Jajanan Ciki Ngebul di Bogor Boleh Beredar, Padahal Sudah Banyak Anak Keracunan

Bogor | Jum'at, 13 Januari 2023 | 12:30 WIB

Terkini

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG

Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot

Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut

6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya

Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bilal Indrajaya Nobatkan Karya The Beatles Ini sebagai yang Terindah di Dunia

Bilal Indrajaya Nobatkan Karya The Beatles Ini sebagai yang Terindah di Dunia

Entertainment | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:10 WIB

BanBan Running Club Minta Maaf Usai Bikin Konten di Stadion Teladan Medan

BanBan Running Club Minta Maaf Usai Bikin Konten di Stadion Teladan Medan

Sumut | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:10 WIB

India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen

India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:08 WIB