SuaraCianjur.id - Persib Bandung baru-baru ini menjatuhkan sanksi kepada Agi Nurpadilah, oknum suporter yang menyalakan flare dalam laga melawan Persija Jakarta belum lama ini. Keputusan Persib Bandung menghukum Agi dengan sanksi berat dinilai berlebihan alias lebay.
Seperti diketahui, Persib memberikan sanksi larangan menyaksikan pertandingan di stadion. Persib juga menutup akses serta memblokir akun Agi Nurpadilah seumur hidup.
Keputusan Persib ini lantas beredar di media sosial. Seperti yang diposting akun instagram @fansib.community.
Dalam postingan yang dikutip cianjur.suara.com, akun tersebut mengunggah sejumlah foto juga satu video terkait dengan Agi Nurpadilah, Sabtu (21/1/2023).
"Sanksi yang diberikan kepada oknum tersebut berupa larangan menyaksikan pertandingan PERSIB secara langsung di stadion. Selain itu PERSIB juga menutup akses oknum untuk membeli tiket dan memblokir akunnya seumur hidup," dikutip dari postingan instagram @fansib.community.
Saat berita ini disusun, postingan itu ramai ditanggapi warganet. Postingan mendapatkan like lebih dari 18,7 ribu dengan lebih dari 3,9 ribu komentar.
Sejumlah warga net terlihat menilai sanksi yang diberikan Persib kepada Agi Nurpadilah sebagai keputusan berlebihan alias lebay.
"Berlebihan euy seumur hidup mah karunya (Berlebihan kalau seumur hidup, kasihan)" tulis akun @harilasm_.
"Lebayy, moal matak paeh ngahurungken flare mah (Lebay, gak bakal bikin mati dengan menyalakan flare)" kata akun @ridwannn_s.
Baca Juga: Minta Usulan Biaya Haji Naik Jadi Rp69 Juta Dikaji Ulang, LaNyalla: Itu Tak Rasional!
Disamping itu, ada pula warga net yang mengungkit kasus dua orang bobotoh yang meninggal di GBLA beberapa waktu lalu.
"ka nu kamari maot di GBLA apa kabar woiiii (ke yang kemarin meninggal di GBLA, apa kabar)" tulis akun @nzradtya.
"Kasus 2 orang meninggal di GBLA lama diprosesnya, giliran uang aja cepat diprosesnya. Klub lawak," kata akun @zkrihsn_.
Seperti diketahui Maung Bandung sempat dirundung duka karena meninggalnya dua orang bobotoh dalam laga kontra Persebaya Surabaya tahun lalu.
Saat itu, pernyataan maaf dari manajemen Persib sempat menuai sorotan. Meski menunjukan turut berduka, tidak ada pernyataan bertanggung jawab dalam kasus itu. (*)
SUMBER: INSTAGRAM FANSIB.COMMUNITY