Video tersebut merupakan fitnah baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok maupun terhadap warga Plumpang. Hal ini karena insiden pembakan rumah Ahok tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Selain itu, video itu hanya menampilkan potongan-potongan konten berita dari media lain untuk kemudian dimanipulasi dan dinarasikan seolah-olah terdapat kejadian pembakaran rumah Ahok oleh warga Plumpang, yang nyatanya terbukti narasi fiktif semata. (*)