Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa Selalu Lelah Setelah Kita Berpikir Keras, Begini Jawabannya

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 15 Maret 2023 | 14:15 WIB
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa Selalu Lelah Setelah Kita Berpikir Keras, Begini Jawabannya
Ilustrasi lelah bekerja. Ada hal yang mempengaruhi seseorang ketika berpikir keras pada akhirnya akan merasakan lelah. Faktor tersebut dijelaskan panjang lebar oleh seorang ahli. (Foto: Freepik.com - pressfoto)

SuaraCianjur.Id- Kita semua mengalami kelelahan mental dari waktu ke waktu, terutama setelah berpikir keras untuk menyelesaikan tugas yang menuntut banyak energi otak. 

Namun, mengapa hal ini terjadi? Apa yang terjadi di otak kita yang membuat kita merasa lelah setelah berpikir keras?

Menurut penelitian berjudul "Appraising the brain's energy budget. Proceedings of the National Academy of Sciences" otak kita menghabiskan lebih dari 20% energi tubuh kita, meskipun otak hanya membutuhkan sekitar 2% dari berat badan kita.

Ketika kita berpikir keras, otak membutuhkan lebih banyak energi untuk berfungsi, dan ini menyebabkan peningkatan konsumsi energi tubuh secara keseluruhan. 

Selain itu, ketika kita berpikir keras, kita juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memproses informasi secara mendalam. Ini dapat menyebabkan kelelahan mental dan bahkan mengganggu kinerja kita.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Neuroscience, kelelahan mental disebabkan oleh penumpukan asam laktat di otak. Penumpukan asam laktat ini terjadi ketika otak menggunakan lebih banyak glukosa daripada yang tersedia dalam darah.

Ketika ini terjadi, otak mulai memecah glikogen menjadi glukosa untuk memenuhi kebutuhan energinya. Namun, pemecahan glikogen ini juga menghasilkan asam laktat yang dapat menyebabkan kelelahan.

Salah satu ahli yang membahas topik ini adalah Gayatri Devi, seorang profesor neurologi di New York University School of Medicine dan penulis buku "The Spectrum of Hope: An Optimistic and New Approach to Alzheimer's Disease and Other Dementias".

Devi mengatakan bahwa "kelelahan mental dapat terjadi ketika otak bekerja terlalu keras untuk terlalu lama. Ini adalah tanda bahwa otak Anda butuh istirahat dan waktu untuk memulihkan diri."

Namun, meskipun kelelahan mental dapat terjadi setelah berpikir keras, ada beberapa cara untuk menghindarinya. 

Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science, mengambil istirahat yang singkat dan melakukan aktivitas fisik ringan dapat membantu mengurangi kelelahan mental dan meningkatkan kinerja otak.

Jadi, jika Anda merasa lelah setelah berpikir keras, ingatlah bahwa ini adalah hal yang normal dan alami. Anda dapat mengambil istirahat sejenak, melakukan aktivitas fisik ringan, dan memberikan waktu bagi otak Anda untuk memulihkan diri. 

Seperti yang dijelaskan oleh Devi, "Jangan pernah meremehkan kekuatan istirahat dan waktu untuk diri sendiri." (*)

(*/Haekal)

Sumber: Instagram ViceIndonesia dan beberapa jurnal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria di Banjarbaru Meninggal Dunia Usai Disuruh Polisi Dorong Motor 7 Kilometer

Pria di Banjarbaru Meninggal Dunia Usai Disuruh Polisi Dorong Motor 7 Kilometer

News | Rabu, 15 Maret 2023 | 13:06 WIB

Harus Peduli! Depresi Mayor Adalah Penyakit Mematikan di Dunia

Harus Peduli! Depresi Mayor Adalah Penyakit Mematikan di Dunia

| Rabu, 15 Maret 2023 | 10:50 WIB

Sulit Berkembang? Waspada Terkena Mental Block, Apa Itu?

Sulit Berkembang? Waspada Terkena Mental Block, Apa Itu?

| Rabu, 15 Maret 2023 | 10:14 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB