STUDI: 3 Alasan Mengapa Pendengar Musik Metal Lebih Bahagia Dalam Hidup

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 27 Maret 2023 | 20:12 WIB
STUDI: 3 Alasan Mengapa Pendengar Musik Metal Lebih Bahagia Dalam Hidup
3 Alasan mengapa pendengar musik metal memiliki tingkat kebahagiaan hidup yang tinggi menurut DW History and Culture, Senin (27/3/2023). (Foto: Suara.com/Shuttershock.)

SuaraCianjur.id -  Musik metal adalah musik yang keras, chaos dan melambangkan keagresifan. Namun, hal tersebut tidak melambangkan pendengarnya. Pendengar musik metal malah dikategorikan sebagai pribadi yang selalu senang dan gembira dalam hidup.

Berikut 3 alasan kenapa pendengar music metal adalah orang-orang yang bahagia menurut DW History and culture, dikutip oleh cianjur.suara.com.

1. Memiliki Komunitas yang Kuat

Di seluruh penjuru negara, Penggemar musik metal memiliki komunitas yang kuat serta mereka merasa saling memiliki dalam komunitas.

Seperti Wacken, Schleswig-Holstein, Jerman Utara yang merupakan kota kecil dengan hanya 2000 orang penghuni. Akan tetapi, setiap tahunnya berkumpul 75.000 orang penggemar musik metal, mereka berdansa dan bersukaria. 

Kota Wacken menyambut siapa saja yang datang, tidak memandang perbedaan dan tentunya selalu bersahabat.

2. Sebagai Pelepas Stress dan Amarah

Musik metal dapat menjadi sarana untuk pendengarnya dalam melepas strees dan amarah, hal Ini berdasar pada teori katarsis, yang bisa diterjemahkan secara implisit sebagai pembersihan. Teori katarsis berasal dari teori tragedi Aristoteles.

Orang Yunani kuno berpendapat bahwa manusia harus menerima segala takdirnya, baik ataupun buruk, hal itu  untuk membersihkan diri dari emosi negatif, seperti rasa takut, kemarahan, dan kesedihan.

Yang menarik adalah bahwa musik metal mengeksplorasi tempat-tempat yang sangat gelap dalam diri manusia dibandingkan dengan genre musik lainnya.

3. Musik Metal dapat Picu Perasaan Gembira dan Perdamaian

Ada sebuah studi dari laboratorium musik Universitas Macquarie di Sydney yang dilakukan untuk melihat, apakah penggemar musik death metal telah menjadi kebal terhadap kekerasan.

Baca Juga: MPL ID S11: Tumbangkan REBELION, RRQ Persempit Kesempatan Banteng Biru Menuju Babak Playoffs

Hasil penelitian tersebut menunjukkan, bahwa kenyataannya tidak ada pengurangan sensitivitas terhadap kekerasan di antara penggemar musik death metal.  

Artinya mereka sama empatiknya, sama sensitifnya terhadap gambaran kekerasan, dan sangat peduli terhadap kekerasan di luar lingkup musik.

Studi tersebut juga menyimpulkan bahwa ketika penggemar musik metal mendengarkan musik yang agresif, mereka sendiri tidak merasa agresif. 

Sebaliknya, para penggemar sebenarnya hanya mengambil atau memanfaatkan kualitas positif dari musik itu dan mengubahnya menjadi pengalaman yang indah. Sehingga, berujung pada sebuah kebahagiaan. (*)

Sumber: YT DW History and Culture

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI