Meskipun begitu, PAN belum secara resmi mengumumkan siapa calon presiden yang akan didukung. Namun, yang pasti nama-nama yang beredar tidak jauh berbeda dari yang mereka pertimbangkan.
Mengenai kemungkinan Prabowo menjadi calon presiden yang didukung, Fikri menyatakan bahwa keputusan tersebut bukan dari PAN sendiri, tetapi mungkin sudah dibahas dalam internal Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
"Ya di akhir-akhir ini nama Prabowo juga menguat di internal KIB," imbuh Fikri.
Selain PPP yang memilih Ganjar, Partai Golkar juga menganggap Prabowo sebagai calon presiden yang potensial. Fikri juga membenarkan hal tersebut.
"Ya begitulah kondisi saat ini," imbuhnya. (*)
(*/Haekal)