Keresahan Peternak Sapi di Deli Serdang Akibat PMK, Stok Obat dan Vitamin Habis

Deli | Suara.com

Rabu, 01 Juni 2022 | 17:32 WIB
Keresahan Peternak Sapi di Deli Serdang Akibat PMK, Stok Obat dan Vitamin Habis
Deli.suara.com

Deli - Peternak di Dusun XXII, Desa Pondok Rowo, Kecamatan Sampali, Deli Serdang resah karena munculnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Ratusan ternak sapi bergejala sama; mulut dan hidung mengeluarkan air liur, kukunya pecah dan luka, tidak selera makan dan terlihat lemas. Di saat yang sama stok obat dan vitamin untuk hewan di Dinas Peternakan Deli Serdang sudah kosong. 

Menurut Ketua Kelompok Tani Enggal Mukti, M. Sugito anggotanya mengelola sebanyak ada 800 ekor dan semuanya terjangkit PMK. Namun menurutnya saat ini 70 persen di antaranya sudah tahap pemulihan. Jika seminggu yang lalu sapi yang sakit tidak selera makan, saat ini sudah mulai mau makan dan mulai berdiri. 

"Udah ada yang mati, ada juga yang sudah dipotong sebelum mati dan dagingnya dibagikan," katanya, Rabu (1/6/2022). 

Ditemui di kandangnya, Taufik Hidayat Daulay menjelaskan, dia memiliki dua kandang yang bersebelahan dengan populasi sebanyak 140 ekor. Meskipun masih ada sapi yang terlihat mengeluarkan air liur di mulut dan hidungnya, namun sudah jauh lebih baik daripada seminggu yang lalu. Menurutnya, masa kritis sapi yang terkena PMK adalah 4 - 5 hari. 

Sudah banyak upaya yang dilakukannya untuk menyembuhkan sapinya yang sakit dengan pemberian obat dan vitamin. Dia pun mengaku sudah mengeluarkan uang lebih dari Rp 15 juta untuk obat dan vitamin. Belum lagi untuk jamu yang diminumkan ke tiap sapi yang sakit tiap dua hari. Dia mengeluarkan Rp 15 ribu - Rp 30 ribu per ekor untuk dibelikan kunyit, jahe, gula merah dan lainnya. 

Hingga kini, lanjut Taufik, belum ada dari pihak pemerintah provinsi atau kabupaten melalui dinas peternakan atau pertanian yang datang ke kandangnya. "(perhatian dari dinas) ada tapi beberapa saja. Ke kandang saya belum. Sudi lah pemerintah kepada kami. Gimana petani kecil yang punya 2 ekor, sementara untuk makan aja susah," katanya. 

Dikonfirmasi melalui telepon, Kabid Peternakan Dinas Peternakan Deli Serdang, Refli Sofyan menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sampai 26 Mei, sapi yang sakit 491 ekor. Penyebaran PMK menurutnya terus meluas dan bertambah, namun angka kesembuhan juga terus bertambah. Dia mengakui saat ini stok obat dan vitamin sudah habis. 

"Kondisi stok obat-obatan kita sudah habis, peternaknya kita ajak kerjasama. Mereka yang beli obatnya, kita yang mengerjakan. Apalagi yang di Pondok Rowo kan rata-rata pedagang. Kalau yang peternak 1 atau 2 ekor kita layani. Yang pedagang kita kerjasama," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi

Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 09:25 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Serum Vitamin C Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini Panduan dan 5 Rekomendasi yang Bagus

Serum Vitamin C Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini Panduan dan 5 Rekomendasi yang Bagus

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 13:14 WIB

5 Pilihan Hair Vitamin Spray Keratin: Rambut Halus Bak Perawatan Salon!

5 Pilihan Hair Vitamin Spray Keratin: Rambut Halus Bak Perawatan Salon!

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 12:15 WIB

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur

Hidup Bak di 'Neraka', Warga Iran Minum Obat Penghilang Sakit Agar Bisa Tidur

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:25 WIB

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:27 WIB

Terkini

Tiga Pria Penyedot Solar Subsidi di Lampung Timur Diringkus: Ribuan Liter BBM Diamankan

Tiga Pria Penyedot Solar Subsidi di Lampung Timur Diringkus: Ribuan Liter BBM Diamankan

Lampung | Jum'at, 17 April 2026 | 15:14 WIB

5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas

5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 15:14 WIB

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:13 WIB

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:09 WIB

WNA di Bali Bikin Onar, Ancam Patahkan Kaki Warga setelah Menuduh Maling

WNA di Bali Bikin Onar, Ancam Patahkan Kaki Warga setelah Menuduh Maling

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 15:08 WIB

Geger Tagar Pamekasan Viral: Polisi Buru Penyebar Video 4 Menit Pelajar SMP

Geger Tagar Pamekasan Viral: Polisi Buru Penyebar Video 4 Menit Pelajar SMP

Jatim | Jum'at, 17 April 2026 | 15:06 WIB

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:05 WIB

Apa Itu Greenwashing: Mengapa Ini Marak dan Menyesatkan?

Apa Itu Greenwashing: Mengapa Ini Marak dan Menyesatkan?

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 15:05 WIB

Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Via HP, Tinggal 8 Hari Lagi!

Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Via HP, Tinggal 8 Hari Lagi!

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 15:04 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:01 WIB