Pemerintah: Harga Telur Ayam Sedang Mencari Keseimbangan

Deli Suara.Com
Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:39 WIB
Pemerintah: Harga Telur Ayam Sedang Mencari Keseimbangan
Telur ayam (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menyebutkan kenaikan harga telur saat ini karena sedang mencari keseimbangan atau ekuilibrium sebagai akibat kenaikan pada beberapa variabel biaya.

“Contohnya pakan karena beberapa ada yang masih impor sehingga ketika terjadi gejolak mata uang harga ikut naik,” tutur Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi saat memberikan arahan pada saat Rapat Pimpinan Provinsi III (2022 Kadin DKI Jakarta di Jakarta Sabtu )27/8/2022). 

Arief menuturkan tak hanya itu, banyak variabel yang membuat harga telur mengalami kenaikan, salah satunya yang juga memberi kontribusi besar, antara lain biaya transportasi apalagi telur bukan komoditu yang tahan lama. 

Arief mengatakan yang pasti harga teur tidak mungkin untuk kembali ke harga Rp19.000 hingga Rp20.000 per kilo gram karena bakal memastikan peternak.

“Kalau harga menjadi Rp19.000 hingga Rp20.000 per kilo gram peternak pasti kolaps dan mereka bakal kapok menjadi peternak,” ujar Arief.

Arief mengingatkan ketika harga telur jatuh empat bulan menjelang Lebaran, semua peternak lantas memotong ayam petelur untuk menutup kerugian.

“Namun apa yang terjadi setelah harga kembali normal. Pengadaan ayam petelur itu tidaklah mudah. Butuh waktu lima hingga enam bulan agar ayam bisa bertelur kembali,” tutur Arief.

Kondisi demikian, harus dilakukan koordinasi dengan lintas lembaga dan kementerian agar produksi dan konsumsi dapat sejalan.

Sebagai tindak lanjut, Arief mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk memetakan daerah-daerah rawan kemiskinan agar bisa dipasok telur ayam.

Baca Juga: Sidang Etik Kasus Pembunuhan Brigadir J Ternyata Banjir Air Mata: Saksi Menangis Menyesal, Ferdy Sambo Tidak

“Tidak hanya telur ayam tetapi juga sembilan bahan pangan lainnya kita akan siapkan sebagai upaya tercapainya keseimbangan antara konsumsi dan produksi,” ucap Arief.

Ia juga mengungkapkan pasokan juga diatur jangan sekaligus dalam satu waktu namun dibuat berkelanjutan dengan menyasar daerah-daerah yang membutuhkan. 

Terkait hal itu, Arief mengatakan telah bermitra dengan pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia untuk menjamin keberlangsungan pengiriman komoditi pangan ke sejumlah daerah.

Arief menyatakan Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan agar faktor pendorong inflasi termasuk pangan tidak boleh melebihi angka pertumbuhan ekonomi 4,9 persen.

“Ini tentunya menjadi pekerjaan rumah kita bersama mengingat kontribusi pangan terhadap inflasi cukup tinggi dibanding sektor lainnya,” tutur Arief.

Arief berharap dengan menggandeng pengusaha yang tergabung di dalam Kadin Indonesia diharapkan petani/peternak tetap untung, pedagang sejahtera dan terpenting konsumen juga nyaman.

Terkait kerjasama dengan Badan Pangan Nasional. Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi menyatakan kesiapan untuk menjalin kemitraan.

“Salah satunya melalui kegiatan Jakarta Festival dengan memfasilitasi UMKM di bidang kuliner dalam rangka mendukung program Badan Pangan Nasional,” tutur Diana Dewi.

Diana Dewi juga membenarkan adanya kenaikan beberapa bahan pangan seperti telur lebih disebabkan adanya anomali cuaca sehingga membutuhkan peran serta pemerintah dan swasta untuk melakukan normalisasi.

Menyangkut hal itu, Diana Dewi memastikan akan mendukung sepenuhnya keinginan Badan Pangan Nasional agar bisa menjadi jembatan dalam upaya mencari keseimbangan antara produksi dengan konsumsi. 

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI