deli

Jika PDIP Gabung, Koalisi Gerindra-PKB Diprediksi Gagal

Deli Suara.Com
Jum'at, 02 September 2022 | 16:31 WIB
Jika PDIP Gabung, Koalisi Gerindra-PKB Diprediksi Gagal
Koalisi Gerindra-PKB (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Komentator Politik, Ujang Komaruddin menilai koalisi Gerindra-PKB tidak mungkin bertahan lama jika PDI-P tiba-tiba bergabung. Kehadiran PDIP yang berkuasa tidak disambut baik oleh PKB. 

Ia menilai koalisi Gerindra-PKB tidak dibentuk secara sengaja. Menurutnya, koalisi adalah kapal untuk menjalankan semua pemimpin dalam pemilihan presiden 2024. 

Gerindra yang memiliki suara lebih banyak dari PKB tentu akan memilih Prabowo Subianto sebagai calon presidennya. Sementara itu, pemimpin PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin adalah calon wakil presiden.

Jika hanya PDIP dengan suara terbanyak sebagai pemenang Pemilu 2019, konfigurasi ini diperkirakan tidak akan berhasil.

“Jadi PDIP akan membentuk koalisi di jalan, suka atau tidak, memperumit situasi dan runtuh, suka atau tidak. Dan PKB pasti akan pergi. Tapi tidak, saya tidak mau,” katanya, Jumat (2/9/2022).

Ujang memaparkan, sejumlah faktor yang bisa mendasari keputusan PKB untuk keluar dari koalisi jika PDIP ingin bergabung. Salah satunya adalah posisi Cawapres Cak Imin yang terancam digantikan oleh pengurus PDIP.

Walaupun tidak secara resmi mengangkat eksekutif, PDIP saat ini cenderung mengizinkan Puan untuk berpartisipasi dalam pemilihan Presiden 2024. Kehadiran PDIP dalam koalisi Gerindra-PKB adalah berkat ketenaran Cak Imin. 

Faktor berikutnya, PDIP lebih banyak bicara daripada PKB, bahkan Gerindra sendiri. 

“Jadi itu juga merugikan PKB yang dianggap kurang bersuara dibanding PDIP. Ya, negosiasinya lebih kecil dari PDIP. Jadi, katanya akan sulit dan akan menyebabkan koalisi gagal,” papar Ujang.

Baca Juga: Satu Mahasiswanya Tewas Ditusuk Orang Tak Dikenal, UAD Minta Polisi Segera Tindak Tegas Pelaku

Sementara itu, Wakil Presiden PKB, Jazilul Fawaid belum bereaksi terhadap prediksi bahwa PKB akan keluar dari koalisi jika PDIP bergabung.

Namun, PKB tetap memegang teguh komitmen yang diberikan Gerindra dan Prabowo. Oleh karena itu, PKB menilai kerjasamanya dengan Gerindra selama ini solid. 

“Masih solid. Saya yakin tidak akan terganggu dengan kehadiran koalisi terakhir,” kata Jazilul. 

Sedangkan Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Saiful Huda mengakui perhitungan soal posisi capres dan cawapres koalisi Gerindra-PKB akan semakin rumit jika PDI-P bergabung dalam koalisi.

Menurutnya, baik Gerindra maupun PDIP adalah dua partai politik teratas. Huda berharap para petinggi partai bisa membentuk koalisi baru. 

“Ini bisa menjadi sedikit rumit dalam komposisi. Suka atau tidak, suara Gerindra misalnya,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI