Mengenal dan Memahami 'Rurun', Identitas Sapaan Marga Karo yang Unik

Deli

Minggu, 04 September 2022 | 12:14 WIB
Mengenal dan Memahami 'Rurun', Identitas Sapaan Marga Karo yang Unik
foto pengantin Karo (Eva Barus)

Deli.Suara.com - Sesungguhnya masyarakat Karo, Sumatera Utara,  memiliki seni budaya yang amat kaya, merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Kenyataan bahwa kebudayaan Karo merupakan salah satu khazanah kebudayaan Nasional, memiliki keunikan serta daya tarik tersendiri, juga tidak perlu disangkal oleh siapapun.

Kebudayaan Karo sebagai suatu “local genius” juga harus berhadapan dengan kebudayaan global dengan buah simalakama-nya, yang bila response terlalu besar dan challance terlalu kecil akan mengakibatkan stagnasi sedangkan bila terlalu challance besar dan response terlalu kecil akan mengalami kehancuran, juga merupakan bagian ritme bahkan irama kehidupannya yang konkrit.

Kalau kita tinggal di Padang Bulan atau Kampung Lalang di Medan, atau di Cililitan atau juga di Peninggaran di Jakarta, banyak orang Karo berdiam dan tentu banyak juga yang berasal dari daerah Karo Singalur Lau (Tiga Binanga dan sekitarnya), maka kita akan sering mendengar seseorang memanggil temannya dengan nama alias atau julukan yang disebut “rurun”. 

Kata rurun berasal dari kata “uru-urun”, menurut Karo-Indonesia sebagaimana ditulis Darwin Prinst (Bina Media, Medan 2002), berarti “nama panggilan”, “julukan” atau “nama julukan”, yang ditujukan guna “menggoda”, “mengolok-olok”, “meledek” atau dalam bahasa Karo disebut dengan “nguru”.

Dalam kehidupan masyarakat Karo, perbuatan mengolok-ngolok, meledek atau menggoda dengan rurun ini merupakan perbuatan berdasarkan kebiasaan adat yang dilakukan berdasarkan rasa akrab, serta guna merapatkan hubungan bathin dalam persaudaraan yang umum. Menurut adat sampai sekarang juga tetap terpelihara dengan baik, adalah suatu kebiasaan yang dianggap luhur untuk tidak menyebut nama secara langsung,  kecuali bagi orang atau saudara yang umurnya jauh lebih muda.

Padahal kebiasaan untuk membuat nama pada orang Karo juga merupakan suatu upacara yang dilakukan dengan ritual tertentu, oleh orang yang dihormati secara adat dan bipada kemudian hari dianggap penting untuk diganti diadakan pula ritua penggantian nama dan diumumkan kepada masyarakat luas (teman sekampung) dengan membagikan gula dan kelapa sebagai tanda pegingat.

Pemakaian rurun pada awalnya sangat dominan pada masyarakat Karo di wilayah Singalur Lau dan di wilayah Berneh dan kurang umum di wilayah Karo Julu (Berastagi, Kabanjahe dan sekitarnya), di wilayah Karo Liang Melas (Bahorok, Marike, Telagah dan sekitarnya), di wilayah Karo Jahe (Sibolangit, Sibiru-biru, Delitua, sampai dengan Hamparan Perak dan sekitarnya). Namun pada zaman sekarang semua manusia termasuk orang karo sudah sangat mobile kemana-mana, menjadikan pemakaian rurun ini bisa ditemukan dimana-mana pula.

Adapun rurun-rurun yang dimaksud, sesuai dengan kelompok-kelompok marga yang ada pada masyarakat Karo dapat dipaparkan, diantaranya, sebagai berikut:

1. Rurun-rurun marga Karo-karo, yaitu: KOLAM = Karo Karo Ketaren; CINOR = Karo-karo Kaban;  GANDING = Karo-karo Sitepu; GUTTAR = Karo-karo Surbakti di Kuta Buluh; MITUT = Karo-Karo Kacaribu; PUHU = Karo-karo Purba; GETAH = Karo-karo Kaban; MAKOI = Karo-karo Sitepu Naman.  

baca juga

2. Rurun-rurun marga Ginting, yaitu: CIAK = Ginting Suka; GURA (H) = Ginting Sugihen di Juhar; LAJOR = Ginting Tumangger; LAYUK = Ginting Jadibata; MBURAK = Ginting Munthe; SUKA = Ginting Suka; JAWI = Ginting Jadibata; RAGA = Ginting Suka di Juhar.

3. Rurun-rurun marga Sembiring, yaitu: JEMPUT = Sembiring Milala Sibayak Sarinembah; KAWAR = Sembiring Berahmana; RONGKAM = Sembiring Kembaren; SUKAT = Sembiring Milala; PELCIK = Sembiring Milala Sarinembah; GANDI = Sembiring Depari; POLA = Sembiring Depari; TOGONG = Sembiring Depari.

4. Rurun-rurun marga Tarigan Mergana, yaitu: BATU = Tarigan Sibero; KAWAS = Tarigan Sibero Rumah Jahe Juhar; MONDAN = Tarigan Gersang di Pergendangen.

5. Rurun-rurun marga Perangin-angin, yaitu: BALANDUA = Perangin-angin Sebayang; GADING = Perangin-angin Beliler; GANTANG = Perangin-angin; MORAH = Perangin-angin Jinabun; RABUN = Perangin-angin Sebayang Kuala; RIMBUN = Perangin-angin Singarimbun; TEGER = Perangin-angin Bangun; JAREN = Perangin-angin; MBAKO/CEGAH = Peranginangin Pinem; TANGKO = Perangin-angin Sinurat.

6. Rurun-rurun Beru Karo, yaitu: NUHAR = Beru Karo Purba; CORAH = Beru Karo Sinulingga; GODA = Beru Karo-karo Sitepu; CIREM = Beru Ketaren; MEGOH = Beru Karo Surbakti di Kuta Buluh; NGERBO = Beru Karo Kacaribu.

7. Rurun-rurun Beru Ginting, yaitu: SULNGAM = Beru Ginting Suka; TADI = Beru Ginting Manik; UNJUK = Beru Ginting Munte; TEGA = Beru Ginting Tumangger.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Museum Pusaka Karo, Berawal dari suatu Kegelisahaan

Museum Pusaka Karo, Berawal dari suatu Kegelisahaan

Deli | Sabtu, 03 September 2022 | 12:42 WIB

Dongeng Karo: Cerita Asal Mula Danau Lau Kawar

Dongeng Karo: Cerita Asal Mula Danau Lau Kawar

Deli | Minggu, 04 September 2022 | 11:52 WIB

Mengenal dan Mencicipi Cimpa, Kue Khas Karo

Mengenal dan Mencicipi Cimpa, Kue Khas Karo

Deli | Sabtu, 03 September 2022 | 12:20 WIB

Terkini

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

×