Pembentukan Dewan Kolonel di PDIP Dinilai Menjegal Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024

Deli

Rabu, 21 September 2022 | 13:44 WIB
Pembentukan Dewan Kolonel di PDIP Dinilai Menjegal Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024
Ketua DPR RI dari Fraksi PDIP, Puan Maharani. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai wajar jika adanya tim dengan nama Dewan Kolonel yang dibentuk dari sejumlah anggota DPR RI Fraksi PDIP untuk menyokong pencapresan Puan Maharani pada Pilpres 2024.

Menurutnya, perorangan di Fraksi PDIP DPR RI berhak mendukung siapapun termasuk Puan Maharani.

Ia menganalisis tim tersebut dibentuk dengan dua pertimbagan. Pertama untuk mendongkrak elektabilitas Puan Maharani yang masih rendah dan membantu dalam konteks bangun pencitraan.

“Yang pertama elektabilitas Puan masih rendah, masih kecil maka perlu ditingkatkan maka dibentuklah Dewan Kolonel itu,” ucap Ujang saat dihubungi, Rabu (21/9/2022).

Kedua, menurutnya tim ini dibentuk untuk mendorong Puan Maharani menjegal langkah Ganjar Pranowo yang kekinian di berbagai survei elektabilitasnya tinggi.

“Nah, dengan tim ini apakah akan menyulitkan Ganjar atau tidak atau seperti apa. Tentu ini bagian dari ikhtiar, bagian dari usaha PDIP untuk bisa memuluskan Puan menjadi capres,” tuturnya.

Ujang mengatakan, pada saat yang sama jika Puan Maharani gencar berjalan, dan Ganjar juga di sisi lain seperti ditutup ruang geraknya, maka situasi akan menjadi pelik. Ruang untuk majunya Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 akan semakin sempit.

“Suka tidak suka, pada saat yang sama akan bersaing akan berbenturan dengan Ganjar dan mungkin saja tadi akan menyulitkan Ganjar. Karena sama-sama jalan, Puan Jalan, Ganjar jalan, dalam konteks membangun pencitraan,” tuturnya.

“Kita tahu Ganjar sudah mulai dari dulu dimasukkan kotak dipinggirkan, dikucilkan termasuk tak diundang dalam acara PDIP beberapa hari yang lalu acara di Jateng tak diundang acara PDIP,” tambahnya.

baca juga

Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi PDIP, Johan Budi menjelaskan bahwa tim Dewan Kolonel memang dipersiapkan untuk pemenangan Puan Maharani jika ditunjuk menjadi calon presiden dari PDIP untuk Pilpres 2024.

Johan Budi menyampaikan, adanya Dewan Kolonel ini berangkat dari personal anggota DPR RI Fraksi PDIP yang mendukung Puan Maharani maju dalam pencapresan.

“Gimana nih, kita yang mendukung mbak Puan, gimana kalau kita bikin tim. Tim yang ikut membantu mbak Puan untuk jadi capres. Ini enggak ada kaitannya sama DPP loh ya. Tapi kami di Fraksi ada sekelompok orang, ingin menjadi timnya mbak Puan untuk persiapan Pilpres itu,” terang Johan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Meski begitu, pihaknya akan tetap menunggu apapun keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal siapa nanti yang akan diusung sebagai capres dari PDIP.

“Kita sudah prepare duluan kalau misalnya nanti mbak Puan yang ditunjuk, tim ini sudah siap,” katanya.

Johan menyampaikan, Dewan Kolonel terbentuk awalnya hanya beranggotakan 6 orang anggota DPR RI Fraksi PDIP. Namun seiring berjalannya waktu, anggota bertambah. 

“Trimedya, Pak Hendrawan, Masinton, pokoknya ada enam. Mbak Agustin. Jadi awalnya itu cuma enam orang. Termasuk saya, kan saya yang ngusulin,” tutur Johan Budi. 

Johan juga menegaskan, tim Dewan Kolonel ini bukan dibentuk atas perintah DPP PDIP, bukan juga atas arahan Fraksi PDIP DPR RI. 

“Ini sekali lagi nggak ada hubungannya sama DPP. Inisiatif orang per orang. Bukan Fraksi juga. Kalau kamu bicara fraksi berarti kan semuanya,” tandasnya.

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat Sebut Dewan Kolonel Akan Bikin Mulus Jalan Puan, Tapi Jegal Ganjar Pranowo

Pengamat Sebut Dewan Kolonel Akan Bikin Mulus Jalan Puan, Tapi Jegal Ganjar Pranowo

Depok | Rabu, 21 September 2022 | 13:22 WIB

Tak Diundang ke Konsolidasi Pemenangan PDIP, Ganjar Pranowo Seperti Anak Kos di Partai Sendiri

Tak Diundang ke Konsolidasi Pemenangan PDIP, Ganjar Pranowo Seperti Anak Kos di Partai Sendiri

News | Rabu, 21 September 2022 | 13:27 WIB

Bikin Mulus Jalan Puan Maharani Nyapres, Munculnya Dewan Kolonel Jegal Ganjar Maju Pilpres 2024?

Bikin Mulus Jalan Puan Maharani Nyapres, Munculnya Dewan Kolonel Jegal Ganjar Maju Pilpres 2024?

News | Rabu, 21 September 2022 | 13:01 WIB

Relawan Ganjar Beri Peringatan PDIP Jangan Sampai Salah Ambil Keputusan, Mengancam?

Relawan Ganjar Beri Peringatan PDIP Jangan Sampai Salah Ambil Keputusan, Mengancam?

News | Rabu, 21 September 2022 | 10:18 WIB

DPR Setujui Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh, Puan Maharani: Tim Garuda Harus Makin Berprestasi

DPR Setujui Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh, Puan Maharani: Tim Garuda Harus Makin Berprestasi

DPR | Rabu, 21 September 2022 | 09:52 WIB

Puan Maharani Harapkan Timnas Makin Berprestasi Usai Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh

Puan Maharani Harapkan Timnas Makin Berprestasi Usai Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh

Metro | Rabu, 21 September 2022 | 08:05 WIB

'Dewan Kolonel' Besutan Legislator PDIP untuk Pemenangan Puan di 2024

'Dewan Kolonel' Besutan Legislator PDIP untuk Pemenangan Puan di 2024

Serang | Selasa, 20 September 2022 | 23:28 WIB

Terkini

HMI Jateng-DIY Geruduk BI: Sentralisasi Cekik Daerah, Rakyat Dipaksa Hidup dari Pinjol!

HMI Jateng-DIY Geruduk BI: Sentralisasi Cekik Daerah, Rakyat Dipaksa Hidup dari Pinjol!

Jawa Tengah | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:08 WIB

Gang Aigi Karanggan Ditutup, Ini Panduan Jalur Pengalihan Lewat Underpass Narogong

Gang Aigi Karanggan Ditutup, Ini Panduan Jalur Pengalihan Lewat Underpass Narogong

Bogor | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:06 WIB

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong

Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:56 WIB

Lebih dari Sekadar Awet Muda, Ini Alasan Healthy Aging Jadi Tren Baru Dunia Kecantikan

Lebih dari Sekadar Awet Muda, Ini Alasan Healthy Aging Jadi Tren Baru Dunia Kecantikan

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:52 WIB

Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman

Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman

Banten | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB

8 Cara Feng Shui untuk Mendapatkan Jodoh, Mulai dari Menata Kamar hingga Dekorasi Rumah

8 Cara Feng Shui untuk Mendapatkan Jodoh, Mulai dari Menata Kamar hingga Dekorasi Rumah

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:48 WIB

Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat

Jogja | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:43 WIB