SBY Bilang Bakal Kacau Kalau Sistem Pemilu Diganti Tertutup, Seberapa Parah?

Deli

Senin, 29 Mei 2023 | 15:04 WIB
SBY Bilang Bakal Kacau Kalau Sistem Pemilu Diganti Tertutup, Seberapa Parah?
Presiden keenam yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ((Foto: Ist))

Isu bocornya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang disebut bakal memutuskan sistem pemilu proporsional tertutup dianggap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa membuat Pemilu kacau balau.

SBY berpandangan apa yang ia sampaikan juga merupakan pertanyaan mayoritas rakyat Indonesia dan mayoritas partai-partai politik. Tak terkecuali para pemerhati pemilu dan demokrasi.

Pertanyaan SBY kepada MK, yakni apakah ada kegentingan dan kedaruratan sehingga sistem pemilu diganti ketika proses pemilu sudah dimulai? 

"Ingat, DCS (Daftar Caleg Sementara) baru saja diserahkan kepada KPU. Pergantian sistem Pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan chaos (kekacauan)," kata SBY.

Lantas seburuk apa sistem pemilu proporsional tertutup sehingga bisa membuat kacau?

Sistem pemilu proporsional tertutup adalah sistem di mana partai politik mengajukan daftar calon legislatif mereka secara internal, dan pemilih hanya memilih partai politik tanpa dapat memilih calon-calon individual. Pada sistem ini, kursi parlemen didistribusikan berdasarkan perolehan suara partai secara proporsional.

Dampak buruk dari sistem pemilu proporsional tertutup antara lain:

1. Kurangnya representasi individu: Dalam sistem ini, pemilih tidak memiliki pilihan untuk memilih calon individu yang mereka anggap paling kompeten atau sesuai dengan pandangan mereka. Hal ini mengurangi kemampuan pemilih untuk memiliki pengaruh langsung terhadap orang yang akan mewakili mereka di parlemen.

2. Kurangnya akuntabilitas: Tanpa pemilihan individu, para anggota parlemen lebih cenderung bertanggung jawab kepada partai politik daripada kepada konstituennya. Dalam sistem ini, keputusan politik sering kali diambil berdasarkan pertimbangan partai, bukan berdasarkan kepentingan konstituen.

baca juga

3. Dominasi partai politik: Sistem ini cenderung memperkuat kekuatan partai politik. Partai-partai politik yang besar dan mapan memiliki keuntungan dalam menempatkan calon mereka di posisi yang lebih tinggi dalam daftar, sehingga partai-partai kecil atau baru kesulitan untuk mendapatkan kursi parlemen. Hal ini dapat mengakibatkan dominasi partai politik yang sama selama bertahun-tahun, mengurangi variasi dan persaingan politik yang sehat.

4. Oligarki partai: Dalam sistem pemilu proporsional tertutup, kekuatan besar lebih cenderung berkonsentrasi pada elite partai. Hal ini dapat menciptakan situasi di mana sedikit individu atau kelompok dalam partai memiliki kendali yang signifikan atas keputusan partai dan perekrutan calon.

5. Tidak mewakili keragaman pemilih: Sistem ini dapat mengabaikan keragaman pendapat dan preferensi pemilih yang ada dalam masyarakat. Pemilih mungkin memiliki preferensi yang lebih luas dan bervariasi, namun sistem ini tidak memberikan cara yang efektif untuk mencerminkan keragaman tersebut dalam wakil-wakil yang terpilih.

Dalam beberapa negara, sistem pemilu proporsional tertutup telah dikritik karena dampak-dampak negatif ini. Beberapa negara telah beralih ke sistem pemilu proporsional terbuka atau campuran untuk memperbaiki representasi dan akuntabilitas politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahfud MD Minta MK Usut Pihak Internal yang Bocorkan Putusan Gugatan Sistem Pemilu Tertutup

Mahfud MD Minta MK Usut Pihak Internal yang Bocorkan Putusan Gugatan Sistem Pemilu Tertutup

News | Senin, 29 Mei 2023 | 14:59 WIB

Dianggap Bocorkan Rahasia Negara dan Sebar Fitnah, Polri Didesak Tangkap SBY dan Denny Indrayana

Dianggap Bocorkan Rahasia Negara dan Sebar Fitnah, Polri Didesak Tangkap SBY dan Denny Indrayana

News | Senin, 29 Mei 2023 | 14:40 WIB

Usai Bikin Geger soal Bocoran Putusan MK, Denny Indrayana Lantang Sebut Moeldoko Pencopet Partai Demokrat

Usai Bikin Geger soal Bocoran Putusan MK, Denny Indrayana Lantang Sebut Moeldoko Pencopet Partai Demokrat

Deli | Senin, 29 Mei 2023 | 14:14 WIB

Ragu Rahasia Negara Bocor, PDIP soal Isu Putusan MK Cuma Spekulasi Denny Indrayana

Ragu Rahasia Negara Bocor, PDIP soal Isu Putusan MK Cuma Spekulasi Denny Indrayana

News | Senin, 29 Mei 2023 | 13:29 WIB

Dikritik 'Kemaruk' Minta Tambah Masa Jabatan Di KPK, Nurul Ghufron Cuek, Begini Katanya

Dikritik 'Kemaruk' Minta Tambah Masa Jabatan Di KPK, Nurul Ghufron Cuek, Begini Katanya

Deli | Senin, 29 Mei 2023 | 13:10 WIB

Terkini

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Sumut | Kamis, 25 Juni 2026 | 00:52 WIB

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:28 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:04 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:10 WIB