Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru-baru ini terlihat memberikan dukungan semangat untuk bakal calon presiden (capres) PDIP, Ganjar Pranowo pada acara perayaan Bulan Bung Karno di Stadion Utama GBK, Jakarta pada Sabtu (24/6/2023) lalu.
Pakar Mikro Ekspresi, Kirdi Putra, memberikan penjelasan terkait pidato dukungan Jokowi untuk Ganjar. Ia menilai bahwa ucapan semangat dari Jokowi itu sebenarnya hanya untuk bermain aman.
"Bagian mana sih sebetulnya kata-kata dari Pak Jokowi yang dikatakan mendukung sepenuhnya gitu Pak Ganjar. Saya pengin tahu kalau ada berani ngomong gitu saya pengin tahu. Karena gini, kata-katanya aman itu cari aman sih" ungkap Kirdi melalui wawancara di kanal Youtube tvOneNews pada Minggu (25/6).
Kirdi juga menambahkan bahwa Jokowi merupakan sosok yang sangat simbolis. Bahkan pakaian yang ia kenakan pasti sudah diatur dengan sangat baik.
"Pak Jokowi ini presiden kita ini orang yang penuh dengan simbol, gak mungkin pak Jokowi itu ngomong sesuatu, muncul bahkan sampai bajunya pun diatur dengan sangat baik. Nah, ini acaranya PDIP kenapa gak pake baju merah bahwa dia petugas partai," terangnya.
Poin kedua, kata dia, melalui kata-kata yang Jokowi ucapkan seperti 'saya titipkan' tidak merujuk pada satu spesifikasi orang tertentu yaitu Ganjar.
"Kata-katanya 'saya titipkan' gitu yah kata-katanya, tapi kan nggak ditujukan langsung hanya kepada pak Ganjar. Disebutin semua lho, legislatif untuk gubernur, bupati, wali kota bahkan presiden ditaruh di akhir," tuturnya.
Kirdi menyebut kalau dari segi pemilihan kata selanjutnya pun ia menilai bahwa Jokowi tidak merujuk secara langsung pada sosok Ganjar.
"Terus dikasih tau ini adalah hadir capres PDI Perjuangan, beliau PDI Perjuangan bukan? kalau beliau PDI Perjuangan di situ dalam kapasitasnya mendukung Ganjar kata-katanya 'kita' dong" kata dia.
Menurutnya, penggunaan kata tersebut malah seolah menunjukan Jokowi tengah mendisasosiasikan dirinya dengan PDIP.
"Bukan kemudian mendisasosiasi istilahnya kalau kita membicarakan komunikasi bawah sadar, dia mendisosiasi dirinya dengan ini PDIP ini saya," lanjutnya.
Meski begitu ia menambahkan bahwa itu bukanlah hal yang salah, hanya saja jika dilihat dari sisi kapasitas anggota partai Jokowi masih terlihat main aman.
"Tetapi bahwa dia di situ kapasitasnya sebagai misalnya partai, anggota partai saya tidak melihat dukungan di situ. Masih netral, beliau masih main aman" kata Kirdi. (Ay)