Pegiat media sosial Jhon Sitorus memberikan kritikan pedas kepada bakal calon presiden atau capres 2024 Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan. Ini setelah Anies menyatakan ingin membentuk Kementerian Kota jika terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia di Pemilu 2024.
Melalui akun Twitter @Miduk17, Jhon Sitorus mengomentari sebuah pemberitaan tentang Anies. Dalam berita itu, Anies disebut telah menyindir pemerintah dan menyatakan keinginannya untuk membentuk Kementerian Kota.
Pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun langsung disemprot oleh Jhon Sitorus. Loyalis Ganjar Pranowo ini menyindir Anies yang tidak memahami pembangunan.
"Beginilah kalau (Anies) lahir dari kalangan elit. Dia tidak paham siapa yang mesti dibangun. Wajah Indonesia yang sesungguhnya adalah desa dan daerah terluar, bukan kota," kritik Jhon Sitorus dalam cuitannya pada Jumat (14/7/2023).
Jhon Sitorus mengatakan, keinginan Anies untuk membangun Kementerian Kota menunjukkan bahwa dia merupakan antitesa Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Anies justru hanya membangun ketimpangan yang lebih besar jika membentuk Kementerian Kota.
"Abas (Anies Baswedan) secara tidak langsung menegaskan bahwa dia benar-benar antitesa Jokowi. Abas membangun ketimpangan yang lebih besar," sindir Jhon Sitorus.
Tak sampai di situ, Jhon Sitorus juga menjelaskan bahwa nasib kota sudah diurus oleh Wali Kota. Karena itu, ia menyebut ambisi Anies membangun Kementerian Kota semata-mata hanya agar bisa membangun benda-benda mati untuk selfie.
"Soal kota, kota sudah diurus oleh wali kotanya secara khusus bersama DPRD-nya bahkan ada Perda, Perwalkot beserta kepala-kepala dinasnya," tulisnya.
"Bisa jadi, Abas mau melanjutkan penebangan pohon-pohon di hutan kota seperti Monas hanya demi membangun benda-benda mati untuk selfie," pungkas Jhon Sitorus.
Baca Juga: Empat Rider Astra Honda Siap Berlaga di Kejurnas Mandalika Racing Series Akhir Pekan Ini
Kritikan tajam Jhon Sitorus untuk Anies Baswedan langsung menuai atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya telah dibaca 47 ribu kali dan mendapatkan 520 tanda suka.
Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Ada yang setuju dengan Jhon Sitorus, tetapi tak sedikit juga yang balas memberikan kritikan pedas.
"Saya sih maklumin, karena 5 tahun lalu dia (Anies) sadar gagal total bangun ibu kota jadi lebih baik daripada zaman sebelum dia pimpin. Nah semangat itu yang mau dia tebus, tapi orang-orang Indonesia sudah terlanjur cerdas, jadi semangat dia sudah ketinggalan zaman. Jadi dia bikin asal beda dari Jokowi," nilai warganet.
"Ah bilangnya desa, tapi para petani dan nelayan tidak diperhatikan, pembangunan banyak di kota, jalan tol yang dibangga-banggakan. Sementara jalan desa masih berlubang dan berbatu," kritik warganet.
"Pancasila dia tak bisa apa-apa. Ke kota hanya untuk mengubah jalan-jalan dan gang-gang kota dan rumah sehat. Ahhh itulah orang-orang yang pintar ngomong kayak mangan ubi panas saja dan pada akhirnya di muntahlan dan tak berguna," sindir warganet.
"Beginilah kalau lahir dari kalangan buzzer, tidak paham masalah pembangunan. Wajah Indonesia yang sesungguhnya adalah kesetaraan wilayah baik kota maupun desa. Anies memang antitesa Jokowi, dari segi intelektualnya, karena tesanya amburadul. Jokowi yang ketimpangan yang lebih besar," bela warganet.