Aliansi Suporter Persik Kediri menyentil sikap oknum pendukung Arema FC, Aremania yang melemparkan provokasi bernada rasis ketika hendak berupaya menyusup ke Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (15/7/2023). Aksi oknum itulah yang dianggap mereka memicu adanya kericuhan.
Pernyataan yang ditulis di Kediri, Minggu (16/7/2023) itu mereka disampaikan melalui akun Instagram resminya @aliansisuporterpersik. Aliansi Suporter Persik mengungkap kalau mereka mendapati oknum Aremania memenuhi sosial medianya dengan provokasi agar kontennya mendapatkan perhatian di kandang Persik Kediri.
"Petugas TNI-Polri pun juga sampai geram memahami si oknum dan oknum ini adalah salah satu dari sekian banyak yang kami selamatkan dari insiden," tulisnya dikutip pada Senin (17/7/2023).
Aliansi Suporter Persik Kediri mengatakan kalau edukasi dan sosialisasi sudah berkali-kali dilakukan. Namun, mereka tetap menyerahkan kepada personal masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, mereka menyayangkan atas sikap oknum yang berupaya menyusup sembari provokasi dengan nada rasis.
Sebab, aliansi selalu menyambut baik setiap suporter tamu yang datang secara baik-baik.
"Jika saja kemarin mereka datang dengan sopan secara baik-baik, mungkin kejadian kemarin bisa diminimalisir. Musim lalu, beberapa perwakilan suporter tamu pun datang dengan permisi dan disambut baik oleh teman-teman Aliansi," jelasnya.
Dalam kericuhan yang terjadi, Aliansi mengaku telah mencegah sekaligus mengamankan sebagian besar oknum Aremania. Dari total 25 orang, sebanyak 22 orang berhasil diselamatkan Aliansi bersama TNI-Polri.
"Mohon untuk tidak hanya melihat satu sisi video yang viral, pertimbangkan juga sisi kerja keras Aliansi yang tidak terekam kamera."
Baca Juga: Bocoran Calon Pemain ASEAN Persija Jakarta: Langganan Timnas