Kylian Mbappe buat kesal Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi karena belum juga mengambil keputusan soal masa depannya di Les Parisiens.
Karena itu, Nasser mengultimatum Mbappe untuk mengambil keputusan maksimal hingga akhir Juli 2023.
Awalnya, Nasser dijadwalkan untuk bertemu secara empat mata dengan Mbappe.
Pertemuan tersebut rencananya akan dilakukan ketika Nasser datang ke lokasi latihan untuk memberikan pidato.
"Klub ini lebih besar dari siapa pun di sini. Bahkan lebih tinggi dari saya. Saya berharap Anda 200 persen dalam latihan. Lihat, Anda berada di pusat latihan terbaik di dunia. Anda harus bangga akan hal itu dan Anda harus mendapat manfaat darinya," kata Nasser dikutip dari Sky Sports, Rabu (19/7/2023).
Namun pertemuan empat mata itu urung dilakukan.
Sebabnya, Nasser merasa pertemuan itu tidak akan membuahkan hasil.
Akhirnya, Nasser memberikan dua pilihan kepada Mbappe. Pilihan yang dimaksud ialah Mbappe bertahan di PSG dan kontrak diperpanjang hingga 2025 atau dijual pada Agustus 2023.
Kekesalan Nasser juga timbul ketika mengetahui Mbappe yang kedapatan dilema dengan karirnya sendiri.
Baca Juga: Tak Bisa Melarikan Diri, Satu Lansia Tewas Akibat Kebakaran di Pulau Buluh Batam
Pemain timnas Prancis tersebut sempat berniat untuk pindah ke Real Madrid. Akan tetapi, niatnya itu juga belum begitu matang.
Meskipun, Mbappe akan mengantongi bonus apabila pergi dengan status free agent untuk Real Madrid.