Jokowi Sindir Hinaan 'Tolol' Lewat Pidato Kenegaraan, Rocky Balas Lagi: Posisi Saya Lebih Tinggi dari Dia

Deli Suara.Com
Jum'at, 18 Agustus 2023 | 16:16 WIB
Jokowi Sindir Hinaan 'Tolol' Lewat Pidato Kenegaraan, Rocky Balas Lagi: Posisi Saya Lebih Tinggi dari Dia
Rocky Gerung ([Suara.com])

Pengamat politik Rocky Gerung kembali memberikan respons soal Presiden Joko Widodo yang mengaku mengetahui soal hinaan 'tolol'. 

Dalam Sidang Tahunan MPR Rabu (16/8/2023) Presiden Jokowi menyinggung soal hinan-hinan yang pernah dia terima, dari julukan Firaun, plonga-plongo, hingga tolol.

"Saya tahu ada yang mengatakan saya ini bodoh, plonga-plongo, tidak tahu apa-apa, Firaun, tolol. Ya ndak papa, sebagai pribadi saya menerima saja. Tapi yang membuat saya sedih, budaya santun, budi pekerti luhur bangsa ini, kok kelihatannya mulai hilang. Kebebasan dan demokrasi digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah. Polusi di wilayah budaya ini sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia," kata Jokowi dalam Pidato Kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Rabu (16/08/2023).

Menanggapi pidato Presiden Jokowi itu, Rocky Gerung menegaskan bahwa yang ia lontarkan sebelumnya soal 'bajingan tolol' adalah  sebuah kritik.

"Kekasaran saya itu saya ucapkan di ruang publik yang dijaga oleh peralatan demokrasi. Jangan salahkan demokrasi. Salahkan kebijakan yang memungkinkan dikritik di dalam sistem demokrasi itu," kata Rocky dikutip dari Topreview.

Rocky menambahkan bahwa Presiden Jokowi luput akan satu hal mengenai demokrasi yaitu mengenai objek caci maki.

"Ada satu yang diabaikan Pak Presiden, kebijakan yang masuk di dalam wilayah demokrasi itu adalah obyek caci maki. Jadi, kalau enggak mau dicaci maki, ya jangan bikin kebijakan. Dia ditakdirkan untuk dicaci maki, karena dia adalah petugas rakyat," terangnya.

Rocky mengungkit soal posisi rakyat yang sebenarnya lebih tinggi dari pemerintah termasuk presiden.

"Kita gaji Pak Presiden, posisi moral saya sebagai warga negara lebih tinggi dari dia. Presiden itu peminta-minta suara waktu Pemilu. Dia kampanye, mau bikin ini-itu, ayo pilih saya, karena itu dia harus menerima konsekuensi ketika dia jadi pejabat publik. Dia harus rela dicaci maki. Tapi bukan caci maki personal, tapi caci maki pada dia yang menduduki posisi publik," tegasnya.

Baca Juga: 3 Ide Mix and Match Fashion Item Basic ala Kim So Hyun, Gak Bikin Bosan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI