Pegiat media sosial Jhon Sitorus baru-baru ini kembali menyoroti kondisi rumput di Jakarta International Stadium atau JIS. Tak hanya itu, ia juga menuding adanya dugaan korupsi dalam pembangunan stadion peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.
Melalui akun Twitternya @Miduk17, Jhon Sitorus membagikan tangkapan layar berita mengenai rumput di JIS. Dalam berita itu, JakPro mengonfirmasi rumput JIS akan diganti, tetapi tidak akan menggunakan dana dari APBD.
Jhon Sitorus pun mengapresiasi pergantian rumput di JIS yang akan disesuaikan dengan standar internasional. Pasalnya, menurutnya, kualitas rumput JIS sebelumnya seperti standar kabupaten.
"Rumput JIS akhirnya diganti dengan rumput yang benar-benar standar internasional, bukan standar kabupaten," cuit Jhon Sitorus seperti dikutip Deli pada Sabtu (19/8/2023).
Selain membahas kualitas rumput, Jhon Sitorus juga menuding adanya dugaan kasus korupsi dalam pembangunan JIS. Bagaimana tidak, ia menyebut kualitas rumput JIS sempat diklaim mirip stadion milik klub sepak bola Jerman, Bayern Munich yang bernama Allianz Arena.
Namun kenyataannya, kondisi rumput di JIS bahkan belum memenuhi standar FIFA, sehingga terpaksa harus diganti agar bisa dipakai untuk venue Piala Dunia U-17.
"Ini artinya ada potensi korupsi (dalam pembangunan JIS). Sebelumnya ngaku-ngaku kualitas rumputnya sama seperti Allianz Arena," tuding Jhon Sitorus.
Karena itu, Jhon Sitorus mempertanyakan sebenarnya berapa biaya pembangunan JIS.
"Jadi, sebenarnya biaya bangun JIS itu berapa sih? Benaran Rp 4,5 triliun atau kurang?" pungkasnya.
Baca Juga: Senasib, Evergrande dan Waskita Karya yang Terlilit Utang dan Diujung Kebangkrutan
Tudingan Jhon Sitorus yang menilai adanya dugaan korupsi pembangunan JIS langsung ramai dikomentari warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya itu sudah dibaca 11 ribu kali dan dibanjiri beragam pendapat.
"Salah ketik katanya. Rp 4,5 triliun. Rp 45 triliun. Pembebasan lahan sudah dimulai sejak Fauzi Bowo. Bangunan fisik bisa dicompare saja dengan yang lainnya. Berapa? Kalau barusan Indonesia arena di tengah Senayan, berapa? Tinggal konversi berapa Rp 4,5 triliun?" tanya warganet.
"Nah kayaknya harus ada nih Tim Jakarta JIS Watch, biar jelas penggunaan anggarannya, nggak simpang siur," saran warganet.
"Anggaran hampir Rp 5 triliun. Itu yang di kantong Anies berapa, ya? Kita rakyat kecil cuma bisa bertanya tanya dalam hati. Semoga ada tindakan dari penegak hukum, KPK mana?" sentil warganet.
"Tiap hari kerjaannya senggol sana, senggol sini. Apa ndak capek ya nyari kesalahan orang lain terus?" sindir warganet.
"Laporin dong kalau tahu itu ada korupsi. Kalau tidak laporin, namanya sama juga melindungi peristiwa kriminal," tantang warganet.