Begini Kronologi Pembunuhan Keji Pegawai Bank di Bali hingga Pelarian Kedua Pelaku

Suara Denpasar

Senin, 29 Agustus 2022 | 14:00 WIB
Begini Kronologi Pembunuhan Keji Pegawai Bank di Bali hingga Pelarian Kedua Pelaku
Polda Bali merilis kasus pembunuhan pegawai bank, Senin (29/8/2022). Tampak dua pelaku. (SuaraDenpasar/MNP)

4. Buang jasad ke Hutan Klatakan, Melaya

Setelah korban dinyatakan meninggal dunia, mobil yang dikendarai Nova Sandi Prasetia meluncur ke arah Gilimanuk.

Sampai di Hutan Klatakan, jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Sumber Sari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rahman menyuruh Nova menghentikan mobil. Rahman kemudian membopong tubuh korban keluar mobil dan melempar ke got.

5. Menyeberang via Pelabuhan Gilimanuk

Setelah membuang jasad pegawai bank, Gung Mirah, kedua pelaku menyeberang ke Jaawa melalui Pelabuhan Gilimanuk Minggu (21/8/2022) malam itu juga.

6. Jasad korban ditemukan hingga autopsi

Jasad korban I Gusti Agung Mirah Lestari ditemukan pada Selasa (23/8/2022). Dilakukan autopsi dan Rabu (24/8/2022) dipastikan ada banyak luka pada tubuh korban.

Diduga kuat Gung Mirah tewas setelah mendapat penganiayaan. Dia juga diduga tewas karena dibunuh. Polisi langsung melakukan penyelidikan.

7. Mobil dijual di Boyolali

baca juga

Kedua pelaku akhirnya berhasil menyeberang ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Keduanya kemudian menjual mobil Honda Brio DK 1792 FAL di Boyolali, Jawa Tengah.

"Kami mendapatkan informasi ternyata mobil korban sudah berada di Boyolali. Dijual di sana dengan harga Rp25 juta. Nomor platnya juga sudah diganti," jelas dia.

8. Pelaku ditangkap di Lampung

Berdasarkan informasi tersebut, polisi gabungan Polres Jembrana dan Polda Bali itu pun melakukan perburuan. Akhirnya, Sabtu (27/8/2022) kedua pelaku berhasil ditangkap di Lampung.

Dalam penangkapan itu, kedua pelaku berupaya kabur dan melarikan diri. Sehingga polisi menembak kaki keduanya. Saat ini mobil Honda Brio milik korban masih di Jawa.

9. Motif pembunuhan dan perampokan

AKBP Endang Tri Purwano pun menjelaskan, motif dari pembunuhan dan perampokan ini adalah masalah ekonomi. Kedua pelaku ingin memiliki mobil korban.  

"Motif pembunuhan ini masalah ekonomi," tandas AKBP Endang Tri Purwanto. (MNP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tampang Nova Sandi Prasetia dan Rahman, Dua Pembunuh dan Perampok Pegawai Bank di Bali

Ini Tampang Nova Sandi Prasetia dan Rahman, Dua Pembunuh dan Perampok Pegawai Bank di Bali

Denpasar | Senin, 29 Agustus 2022 | 12:33 WIB

Motif Pembunuhan Gung Mirah, Pegawai Bank asal Buduk Mengwi Diduga Perampokan

Motif Pembunuhan Gung Mirah, Pegawai Bank asal Buduk Mengwi Diduga Perampokan

Denpasar | Minggu, 28 Agustus 2022 | 18:11 WIB

Dua Pembunuh Gung Mirah, Pegawai Bank asal Buduk Mengwi Ditangkap di Lampung

Dua Pembunuh Gung Mirah, Pegawai Bank asal Buduk Mengwi Ditangkap di Lampung

Denpasar | Minggu, 28 Agustus 2022 | 17:46 WIB

Terkini

2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026

2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:15 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026

Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:06 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB