Sosok yang Rusak Ponsel dan Tambah BB di TKP Terungkap, Sempat Sulitkan Timsus Ungkap Kasus Ferdy Sambo

Suara Denpasar | Suara.com

Minggu, 04 September 2022 | 04:36 WIB
Sosok yang Rusak Ponsel dan Tambah BB di TKP Terungkap, Sempat Sulitkan Timsus Ungkap Kasus Ferdy Sambo
Para tersangka obstruction of justice dalam kasus Ferdy Sambo mulai disidang di Komisi Etik. Mereka terlibat perusakan ponsel dan rekaman CCTV. (Tribrata)

Suara Denpasar- Tujuh perwira menengah dan tinggi di intitusi kepolisian dinyatakan terlibat aktif dalam kasus menghalang-halangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Terbaru kepolisian menyebut jika para tersangka obstruction of justice yang berjumlah tujuh perwira polisi ini juga melakukan perusakan barang bukti berupa ponsel. 

Mereka juga terlibat dalam mengubah barang bukti, seperti menambah BB di tempat lokasi kejadian (TKP).

Akibat ulah para tersangka yang merupakan anggota Korps Bhayangkara ini sempat membuat tim khusus (timsus) kesulitan mengungkap kasus Ferdy Sambo ini. 

Hal ini seperti dikatakan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo seperti dikutip dari laman resmi Polri.

Ia mengatakan enam tersangka selain Ferdy Sambo, berperan merusak barang bukti berupa ponsel, CCTV, dan menambahkan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

Nama-nama itu adalah Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Kombes Pol. Agus Nurpatria, AKBP Arif Raman Arifin, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiqui Wibowo, AKP Irfan Widyanto.

Atas pelanggaran tersebut, kini sudah ada dua perwira polisi dengan pangkat melati 1 di pundak Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiqui Wibowo kemudian diberikan sanksi berat.

Sanksi yang dijatuhkan oleh dua orang yang bertugas di divisi Propam Mabes Polri ini adalah pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Keduanya diputus bersalah dalam sidang komisi etik yang sudah digelar sejak Kamis hingga Jumat lalu atas kesalahan obstruction of justice.

Dalam sidang ini terungkap jika keduanya melakukan kesalahan berat, di antaranya mengambil dan merusak CCTV di sekitar lokasi penembakan Brigadir J.

CCTV tersebut merekam kegiatan Ferdy Sambo dan para tersangka lainnya seperti dua orang ajudan dan pegaai rumah di lokasi kejadian dan sekitarnya.

“Perannya BW sama dengan pak CP aktif untuk mengambil CCTV. Menghancurkan, menghilangkan, mengambil CCTV,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Akibat perbuatan mereka yang menghalangi penyidikan, tim khusus Polri sempat mengalami kesulitan mengungkap peristiwa yang terjadi dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

“Menghilangkan CCTV itu yang paling berat sehingga proses penyidikan awal itu agak terganggu,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Brigjen Hendra Kurniawan, Tersangka Kasus Sambo yang Pernah Jadi Korban Hoax sebagai Anak Presiden China

Sosok Brigjen Hendra Kurniawan, Tersangka Kasus Sambo yang Pernah Jadi Korban Hoax sebagai Anak Presiden China

| Sabtu, 03 September 2022 | 21:04 WIB

Sosok Kompol Baiquni Wibowo, Jadi Anak Buah sejak Ferdy Sambo Masih Kombes, Kini Dipecat

Sosok Kompol Baiquni Wibowo, Jadi Anak Buah sejak Ferdy Sambo Masih Kombes, Kini Dipecat

| Sabtu, 03 September 2022 | 19:59 WIB

Terkini

Syarat dan Cara Daftar Petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS, Ini Jadwalnya

Syarat dan Cara Daftar Petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS, Ini Jadwalnya

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 10:35 WIB

Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda

Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 10:33 WIB

Kecelakaan Beruntun di Padang Tewaskan 4 Orang

Kecelakaan Beruntun di Padang Tewaskan 4 Orang

Sumbar | Senin, 11 Mei 2026 | 10:32 WIB

Pemanasan Global Ancam Kesehatan Warga Pesisir Makassar

Pemanasan Global Ancam Kesehatan Warga Pesisir Makassar

Sulsel | Senin, 11 Mei 2026 | 10:31 WIB

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:31 WIB

Berbahasa Prancis, Begini Cara Baca Nama Anak Alyssa dan Al Ghazali Biar Nggak Keseleo Lidah

Berbahasa Prancis, Begini Cara Baca Nama Anak Alyssa dan Al Ghazali Biar Nggak Keseleo Lidah

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 10:29 WIB

Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat

Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 10:29 WIB

7 Sepatu Lari Tanpa Tali Paling Worth It, Nyaman dan Anti Ribet Dipakai Seharian

7 Sepatu Lari Tanpa Tali Paling Worth It, Nyaman dan Anti Ribet Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 10:26 WIB

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

Arsenal Dipastikan di Jalur Juara Liga Inggris Premier League 2026

Arsenal Dipastikan di Jalur Juara Liga Inggris Premier League 2026

Bola | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB