Tolak Pasien hingga Meninggal, RSUD Wangaya dan RS Manuaba Dilaporkan ke Polda Bali

Suara Denpasar

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:23 WIB
Tolak Pasien hingga Meninggal, RSUD Wangaya dan RS Manuaba Dilaporkan ke Polda Bali
Foto kiri, Kadek Suastama bersama tim hukumnya melaporkan kasus tolak RSUD Wangaya Denpasar dan RS Manuaba hingga pasien meninggal ke Polda Bali, Selasa (4/10/2022). Foto kanan, pasien meninggal. (IST)

Suara Denpasar - Kasus tolak pasien atau penelantaran pasien hingga yang mengakibatkan pasien meninggal dunia karena tak segera tertangani berbuntut panjang. Pihak RSUD Wangaya dan RS Manuaba dilaporkan ke Polda Bali oleh warga bernama Kadek Suastama (46). 

Sang pelapor, Kadek Suastama adalah suami dari pasien bernama Nengah Sariani (44). Laporan itu dibuat pada Selasa (4/10/2022). 

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan adanya laporan tersebut.  

"Laporan itu terkait dugaan penolakan pasien sehingga menyebabkan kehilangan nyawa," katanya Kamis (6/10/2022).

Laporan dibuat sebagaimana dalam pasal 190 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 

Peristiwa itu bermula saat pasien Nengah Sariani batuk darah. Lalu anaknya membawanya ke IGD RSUD Wangaya Denpasar menggunakan sepeda motor.

Sampai di RSUD Wangaya, pasien tak bisa ditangani dengan alasan ruang IGD sedang penuh. Lalu pasien disarankan dibawa ke RS Manuaba yang paling dekat dengan RSUD Wangaya. 

Mendapat penolakan seperti itu, sang anak meminta tolong agar dipinjamkan ambulans rumah sakit. Namun tak juga bisa diberikan oleh pihak RSUD Wangaya.

Dalam keadaan lemas, korban dibonceng sang anak ke RS Manuaba. Namun di sana pihak dokter mengecek kondisi pasien yang ternyata denyut nadinya sudah melemah.

baca juga

Sehingga pihak dokter RS Manuaba menyarankan agar pasien bernama Nengah Sariani dibawa ke RSUP Prof Ngoerah (RSUP Sanglah) Denpasar. Anak korban lalu kembali meminta tolong agar dipinjamkan mobil ambulans, lagi-lagi tak bisa diberikan karena alasan tertentu.

Sang anak lalu membawanya RSUP Sanglah Denpasar menggunakan sepeda motor. Setibanya di UGD Sanglah, sayangnya pasien dinyatakan sudah tak bernyawa.

Terkait laporan itu, pihak management RSUD Wangaya Denpasar angkat bicara. Dirut RSUD Wangaya Denpasar, dr Anak Agung Made Widiasa dalam siaran persnya membantah segala tudingan tersebut.

Menurutnya pihak RSUD Wangaya Denpasar tidak melakukan penolakan. Yang terjadi, aku Anak Agung Made Widiasa, kapasitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Wangaya Denpasar memang sedang penuh.

"Sehingga apabila tetap dipaksakan menerima pasien akan berdampak pada pelayanan. Sehingga pelayanan menjadi tidak optimal dan juga berisiko bagi pasien sendiri," katanya Kamis (6/10/2022).

Lanjut dia, saran merujuk pasien dengan memanfaatkan ambulans dari BPBD juga sudah sampaikan mengingat ambulans RSUD Wangaya saat itu tidak dapat merujuk pasien tanpa didampingi tenaga medis yang saat itu sedang menangani pasien. Kata dia fakta itu berdasarkan hasil investigasi dari Dewan Etik.

"Dalam setiap kejadian di Rumah Sakit selalu dilaksanakan investigasi sebagai upaya berkelanjutan untuk memberikan evaluasi dan peningkatan pelayanan," tandas dia. (*)

Sementara itu, pihak RS Manuaba saat ini belum memberikan keterangan resmi. (MNP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Reklamasi Pantai Melasti, Dirut PT. Tebing Emas Penuhi Panggilan Polda Bali

Kasus Reklamasi Pantai Melasti, Dirut PT. Tebing Emas Penuhi Panggilan Polda Bali

Denpasar | Selasa, 04 Oktober 2022 | 14:22 WIB

Dirreskrimsus Polda Bali Kini Dijabat Kombes Roy Hutton Marulamrata Sihombing

Dirreskrimsus Polda Bali Kini Dijabat Kombes Roy Hutton Marulamrata Sihombing

Denpasar | Senin, 26 September 2022 | 13:52 WIB

Dirut RSUD Wangaya: Bukan Menolak, tapi UGD Memang Penuh

Dirut RSUD Wangaya: Bukan Menolak, tapi UGD Memang Penuh

Denpasar | Minggu, 25 September 2022 | 13:21 WIB

Miris, Pasien Meninggal setelah Ditolak UGD RSUD Wangaya, Denpasar; Mulut Berdarah Dibonceng Motor ke RSUP Prof. Ngoerah

Miris, Pasien Meninggal setelah Ditolak UGD RSUD Wangaya, Denpasar; Mulut Berdarah Dibonceng Motor ke RSUP Prof. Ngoerah

Denpasar | Minggu, 25 September 2022 | 11:01 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×