Kang Dedi Mulyadi Heran dengan Pemda Pimpinan Ambu Anne, Ada Galian Buang Limbah dan Sampah Ilegal

Suara Denpasar

Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:55 WIB
Kang Dedi Mulyadi Heran dengan Pemda Pimpinan Ambu Anne, Ada Galian Buang Limbah dan Sampah Ilegal
Kang Dedi Mulyadi Heran dengan Pemda Pimpinan Ambu Anne, Ada Galian Buang Limbah dan Sampah Ilegal (Antara)

Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi yang merupakan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI menyoroti adanya lubang besar galian tanah yang dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal di Purwakarta, Jawa Barat. Lubang itu sebelumnya diproyeksikan untuk program pengelolaan sampah.

Dedi menyoroti pengelola yang tidak memperhitungkan dampak pencemarannya. Dia khawatir bagaimana jika ada limbah B3 dan linbah rumah sakit. 

"Pengelola tidak menghitung pencemarannya. Sampah yang masuk tidak dicek. Bagaimana kalau ada limbah B3 atau limbah rumah sakit? Ini sangat berbahaya,” kata Dedi dikutip dari Antara, Rabu (12/10/2022).

Dia mengatakan lubang galian tersebut sempat ditutup tahun lalu. Akan tetapi, galian itu justru berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah dan limbah.

Mulanya, galian itu akan dijadikan Tempat Pengelolaan Sampah "Reduce Reuse Recycle" (TPS3R). Harapannya dimanfaatkan secara baik sehingga tak sembarang sampah bisa masuk. Akan tetapi, pada kenyataannya kini galian dibiarkan layaknya TPA sampah dan limbah.

Tak hanya itu, dia menyoroti cara pemusnahan sampah di galian itu karena dilakukan dengan cara dibakar. Hasilnya, membuat asap dan bau menyengat.

Parahnya, tidak hanya menemukan sampah warga, tetapi ada pula sejumlah sampah limbah industri yang dibuang di tempat tersebut.

Dedi menyebut limbah tersebut berbahaya karena tidak dimusnahkan secara benar dan dibiarkan terbakar di tempat terbuka.

Dia takut nantinya akan semakin banyak industri yang membuang limbah ke tempat tersebut karena membuang limbah di tempat itu sangat mudah dan murah tanpa ada proses semestinya.

baca juga

Kang Dedi Heran

Dengan temuan itu, Kang Dedi mengaku heran terhadap pemerintah daerah Purwakarta. Dalam hal ini yaitu Dinas Lingkungan Hidup, aparat desa, dan kecamatan yang seolah diam dengan keberadaan galian tersebut. Sebab, dampaknya dapat merusak lingkungan dan memicu penyakit.

Warga setempat, kata Dedi, menyebutkan kalau galian tersebut adalah tanah pribadi milik seorang waga Cikopo dan dikelola Karang Taruna setempat.

“Walaupun ini tanah pribadi tetap tidak boleh. Ada jaminan tidak di sini tidak ada limbah berbahaya. Kemudian sekarang pabrik tiba-tiba buang limbah, enak sekali tidak ada pengelolaan langsung buang begitu saja,” kata Dedi.

Dedi mengatakan warga sebenarnya ingin menutup galian itu karena sampah dan limbah yang dibakar mengakibatkan asap hitam dan bau menyengat hingga ke rumah warga. Akan tetapi, warga mengaku tidak berani, ungkapnya.

Dedi mengaku sudah berkomunikasi dengan Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta untuk segera menutup tempat tersebut karena sangat berbahaya dan tak memiliki izin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Julukan Duda Keren Banyak Duit Kang Dedi Mulyadi Segera Jadi Kenyataan, Sidang Perceraian Sudah Berjalan

Julukan Duda Keren Banyak Duit Kang Dedi Mulyadi Segera Jadi Kenyataan, Sidang Perceraian Sudah Berjalan

Denpasar | Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:31 WIB

Kang Dedi Mulyadi Datangi Cewek Warung Kopi Plus-Plus, Ditinggal Suami Selingkuh

Kang Dedi Mulyadi Datangi Cewek Warung Kopi Plus-Plus, Ditinggal Suami Selingkuh

Denpasar | Senin, 10 Oktober 2022 | 19:06 WIB

AMAZING! Kang Dedi Kagum Pemulung Buta Tiap Hari Nyeberang Jalan

AMAZING! Kang Dedi Kagum Pemulung Buta Tiap Hari Nyeberang Jalan

Denpasar | Senin, 10 Oktober 2022 | 07:45 WIB

Terkini

Yang Masih Lajang: Ujian Wanita Karier yang Berhadapan Tuntutan Pernikahan

Yang Masih Lajang: Ujian Wanita Karier yang Berhadapan Tuntutan Pernikahan

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:00 WIB

7 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Juli, Penuh Empati dan Mudah Disukai

7 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Juli, Penuh Empati dan Mudah Disukai

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:59 WIB

Review 3 AC Portable 1/2 PK Terbaik untuk Kosan, Hemat Listrik Dinginnya Nampol

Review 3 AC Portable 1/2 PK Terbaik untuk Kosan, Hemat Listrik Dinginnya Nampol

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:59 WIB

Man Aur Tan Hadirkan Kuliner India Autentik, Lebih Praktis via GoFood dari Manhattan Hotel Jakarta

Man Aur Tan Hadirkan Kuliner India Autentik, Lebih Praktis via GoFood dari Manhattan Hotel Jakarta

Jakarta | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:57 WIB

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:52 WIB

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:51 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna Migran, BRI Peduli Latih 60 Eks PMI di Kabupaten Cirebon

Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna Migran, BRI Peduli Latih 60 Eks PMI di Kabupaten Cirebon

Jawa Tengah | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:50 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:48 WIB

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:45 WIB

Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?

Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:45 WIB

×